MEDAN, Sumutpos.Jawapos.com- Kabar duka kembali datang dari tanah suci. Satu jamaah haji asal Kota Medan, Erwin Dasnir Tanjung bin Dasnir Tanjung, yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 9 wafat, pada Jumat (20/6) pukul 03.18 WAS.
Almarhum merupakan Jalan Kejaksaan No 29, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, dengan Manifest 282, No porsi 0200153857, No Visa 6142135250, No Pasport: X3937237, diagnosa sakit trakeostomi jantung.
"Almarhum sempat mengeluh sakit pada dadanya, susah bernafas kemudian dilarikan ke King Abdul Aziz Hospital dan sempat dirawat di rumah sakit tersebut," ungkap Ketua Kloter 9, M Lukman Hakim Hasibuan, kepada Humas PPIH Debarkasi Medan, Jumat.
Lebih lanjut, kata dia, dilakukan tindakan Trakeostomi namun akhirnya almarhum meninggal dunia. Almarhum melaksanakan haji tahun ini bersama istrinya Sri Wahyuni (48) dan telah selesai melaksanakan semua rukun haji.
"Sewaktu almarhum mengeluh dengan penyakitnya, kami langsung membawa almarhum ke King Abdul Aziz Hospital, namun setelah dirawat beberapa hari Allah berkehendak lain, beliau wafat di usia 58 tahun," ujar Lukman.
Lukman juga menambahkan, para petugas kloter terus mengiringi prosesi penyelesaian persemayamannya hingga almarhum disholatkan selepas sholat Jumat, di Masjidil Haram.
Selaku ketua kloter, Lukman meminta seluruh jamaah kloter 9, untuk bersama-sama ikut melaksanakan sholat jenazah di Mesjidil Haram, lantai 1 pintu 79, sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum yang dikenal baik, taat beribadah, humoris, riang dan suka bersedekah.
"Nanti malam selepas sholat Isya berjemaah, kami jamaah kloter 9 KNO Sumut juga akan melaksanakan pembacaan Yasin, takhtim, tahlil, do'a dan tausiyyah untuk almarhum," kata Lukman.
Pembimbing Ibadah Kloter 9, Sori Monang mengatakan, dalam perjalanan hidup pasti berakhir dengan kematian. Namun merupakan kemuliaan bagi umat Muhammad SAW, wafat di tanah suci, seperti yang dialami almarhum Erwin Dasnir Tanjung.
"Sedih bercampur bahagia melihat kewafatan almarhum Erwin Tanjung sebab ada 3 kemuliaan yang diberikan Allah SWT kepada Almarhum. Pertama wafat di tanah suci Makkah. kedua, wafat pada hari yang Mulia yaitu hari Jumat. ketiga, sehari sebelum kepulangan kami ke tanah air Sabtu, 21 Juni 2025, Jumat hari ini 20 Juni 2025 beliau wafat dan masih dapat dilihat Istri tercinta," katanya.
Sementara itu, Kasubbag Humas PPIH Debarkasi Medan, Mulia Banurea mengatakan, hingga kini jamaah haji Sumatera Utara yang wafat berjumlah 14 orang bersal dari Labubanbatu Selatan 1 orang dan Medan 5 orang.
Kemudian, Padangsidimpuan 1 orang, Mandailing Natal 1 orang, Padanglawas 1 orang, Deliserdang 3 orang, Padangalawas Utara 1 orang dan Serdangbedagai 1 orang. (man/han)
Editor : Johan Panjaitan