MEDAN, Sumutpos.Jawapos.com-Kepala Perhubungan (Dishub) Sumut, Agustinus Panjaitan mengatakan jika puncak arus lalu lintas untuk libur 1 Muharam dan libur akhir pekan akan terjadi pada Sabtu 28 Juni 2025 dan ada juga beberapa titik-titik kawasan di Sumatera Utara mengalami kemacetan mulia hari ini.
"Jadi ini sudah ada kelihatan pada peningkatan kendaraan berdasarkan pantauan monitor sudah ada titik-titik kemacetan khususnya di mulai dari Jalan Lintas Pancur Batu sampai di The Hill Sibolangit,"ucap Agustinus saat dikonfirmasi Sumut Pos, Jumat (27/6/2025).
Agustinus melanjutkan titik kemacetan juga terjadi pada Lintas Siantar-Parapat terlihat sudah mengalami peningkatan arus kendaraan.
"Kemacetan hanya terjadi di pusat kotanya saja, kalau sudah melewati kota maupun selebihnya itu sudah lancar, Parapatnya pun juga begitu, terjadi hanya di kotanya saja termasuk ada beberapa jam saja terjadi kepadatan di Tol Sinaksak, namun sudah lancar kembali,"ucap Agustinus.
Kemudian laporan dari Kantor Syahbandar Operasional Pelabuhan (KSOP) jika lalu lintas penyeberangan juga mulai ada peningkatan.
"Diperkirakan, keberangkatan penyeberangan ke arah lokasi wisata Danau Toba itu mulai hari ini sampai besok mungkin akan terjadi kepadatan, termasuk dari Pelabuhan Ajibata, Tiga Ras, Pelabuhan Simanindo,"ucap Agustinus.
Hingga saat ini Agustinus menyebut, kendaraan yang mendominasi pada arus liburan kali ini masih pada kendaraaan pribadi dan beberapa angkutan umum.
"Masih mobil pribadi ya mendominasi, baru angkutan umum juga ada terjadi peningkatan, makannya sangat berpengaruh juga pada situasi traffic,"ucapnya.
Kemudian untuk Bandara Kualanamu, Agustinus menyebut masih relatif normal meskipun ada peningkatan penerbangan, namun belum ada tanda-tanda kepadatan.
"Kebetulan barusan kita baru pantau Bandara KNIA, ini kami masih memantau jalan arteri lintas Kualanamu-Medan,"ucapnya.
Agustinus menghimbau kepada seluruh pengendara yang menggunakan seluruh moda angkutan, untuk memastikan bahwa kenderaaan dalam kondisi prima, seperti ban, menjadi hal yang sangat penting disamping kelengkapan lainnya.
Kemudian untuk pengendara dilarang keras untuk menggunakan lajur yang bukan haknya, hal ini akan berpotensial terhadap hal-hal yang tidak diinginkan.
"Hindari lajur yang bukan haknya, terutama pada jalur Medan-Berastagi, yang mengalami kemacetan yang cukup panjang, saya mengimbau tetap pada antrian, jangan sampai melawan arus. Dan masyarakat yang menggunakan angkutan umum, disarankan untuk menggunakan angkutan umum yang dipastikan legal,"ucap Agustinus.(san/han)
Editor : Johan Panjaitan