MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Exco Partai Buruh Provinsi Sumatera Utara (Sumut) bersama sejumlah elemen Serikat Pekerja dan Serikat Buruh menyatakan siap menggelar aksi demonstrasi setiap minggu di Kantor Gubernur Sumut (Gubsu) Bobby Nasution. Aksi ini akan dimulai pada Kamis, 28 Agustus 2025 mendatang, dan berlangsung setiap hari Kamis hingga tuntutan mereka dipenuhi.
Ketua Exco Partai Buruh Sumut, Willy Agus Utomo, didampingi Sekretaris Ijon Tuah Hamonangan Purba, mengungkapkan bahwa aksi ini membawa sejumlah tuntutan utama, yakni: Kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) se-Sumut sebesar 8,5 persen hingga 10,5 persen untuk tahun 2026, Penyediaan program perumahan murah bagi buruh di Sumatera Utara, dan penghapusan sistem outsourcing dan pekerja kontrak, serta pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru.
"Kita akan gelar aksi rutin setiap Kamis di depan Kantor Gubsu, jika tuntutan soal upah dan perumahan bagi buruh belum juga direspons oleh Pak Bobby Nasution," ujar Willy dalam keterangan persnya di Medan, Senin (11/8).
Willy, yang juga menjabat sebagai Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumut, menilai bahwa hingga kini belum terlihat komitmen konkret dari Gubsu Bobby Nasution terhadap nasib buruh.
Ia menyebut, upah buruh di Sumut masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan daerah industri lainnya di Indonesia.
“Padahal Sumut ini termasuk wilayah industri besar di Indonesia, tapi upah buruhnya jauh tertinggal. Ini berdampak pada daya beli yang rendah karena mayoritas masyarakat kita adalah buruh,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Willy menyoroti persoalan perumahan sebagai kebutuhan mendesak buruh. Menurutnya, banyak buruh yang masih tinggal di rumah kontrakan karena tidak mampu membeli rumah layak dengan penghasilan saat ini. Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan biaya pendidikan anak, tidak sedikit buruh yang harus berutang.
“Buruh itu gali lubang tutup lubang. Pemerintah Provinsi harusnya peka, jangan biarkan buruh terus terjepit. Janji Pak Prabowo untuk program rumah murah harus diwujudkan melalui Gubsu,” tegasnya.
Willy menegaskan, pihaknya siap mendukung kebijakan Gubsu Bobby Nasution apabila berpihak kepada kepentingan dan kesejahteraan buruh.
“Kalau Gubsu mau berpihak, kami akan jadi yang pertama mendukung. Tapi kalau tidak ada langkah nyata, aksi kami akan terus berlanjut,” pungkasnya.(dwi/han)
Editor : Johan Panjaitan