MEDAN, Sumutpos.jawapos.com– Dalam upaya mendukung program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara (Kemenagsu) bersama Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Dinkes Sumut) sepakat menjalin kolaborasi untuk menyukseskan pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak usia sekolah.
Hal ini terungkap dalam kunjungan koordinasi Kepala Kanwil Kemenag Sumut, H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM, ke Kantor Dinas Kesehatan Sumut yang diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Sumut, H. Muhammad Faisal Hasrimy, A.P., M.A.P, pada Kamis (14/8/2025) di Medan.
Kakanwil Kemenag Sumut menyampaikan bahwa koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemenag RI Nomor 22 Tahun 2025, yang menyerukan dukungan penuh terhadap pelaksanaan CKG di lingkungan madrasah, pesantren, dan satuan pendidikan keagamaan.
“Kolaborasi lintas sektor, khususnya antara Kemenag dan Dinkes, sangat krusial. Ini adalah langkah nyata menuju visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi,” ujar Ahmad Qosbi.
Ia juga menekankan pentingnya pelibatan semua pihak, termasuk guru, tenaga kependidikan, hingga penyuluh agama dalam pendampingan teknis pelaksanaan CKG di seluruh daerah.
“Kami minta seluruh Kankemenag Kabupaten/Kota ikut mengawal program ini dan memastikan pelaksanaannya menjangkau semua satuan pendidikan agama,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Kadis Kesehatan Sumut, Faisal Hasrimy, menyambut baik inisiatif Kemenag Sumut dan menegaskan komitmen Dinkes dalam menyukseskan program nasional ini.
“CKG merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan akses layanan kesehatan yang inklusif, terutama bagi generasi muda. Ini juga menjadi bagian dari edukasi nasional menuju Indonesia Emas,” jelasnya.
Faisal mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah memfinalisasi peluncuran program CKG di Sumut, yang akan menyasar siswa di jenjang SD, SMP, SMA, madrasah, pesantren, dan satuan pendidikan keagamaan.
“Pemeriksaan dalam program ini bersifat skrining awal. Jika ditemukan gangguan kesehatan, siswa akan dirujuk ke puskesmas untuk pemeriksaan lanjutan,” jelasnya.
Program CKG untuk tingkat Provinsi Sumut dijadwalkan akan diluncurkan secara resmi pada 20 Agustus 2025, dengan lokasi pusat kegiatan di salah satu sekolah di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).
Faisal juga menyebut bahwa CKG beririsan erat dengan program prioritas lainnya, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan pemenuhan dua kebutuhan dasar ini—gizi dan kesehatan—pemerintah berharap bisa menciptakan sumber daya manusia yang sehat dan unggul di masa depan.
Sebagai bentuk keseriusan dan komitmen kedua instansi, pada pertemuan tersebut juga disepakati untuk menyusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kanwil Kemenag Sumut dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.
PKS ini akan menjadi landasan kerja di lapangan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, guna memastikan seluruh pelajar di Sumut bisa memperoleh manfaat dari program CKG secara merata dan berkelanjutan. (mag-2/han)
Editor : Johan Panjaitan