MEDAN, SUMUT POS- Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, angkat suara perihal banyaknya keluhan masyarakat Kota Medan tentang pendistribusian bantuan sosial (bansos) yang tidak tepat sasaran.
Keluhan masyarakat itu terungkap saat Sidang Paripurna DPRD Medan tentang Laporan Hasil Reses Anggota DPRD Medan dari Dapil 1 hingga Dapil 5 Kota Medan.
Kepada Sumut Pos, Rico Waas pun membenarkan laporan hasil Reses Masa Sidang III Tahun Sidang III Tahun 2024-2025 yang digelar Anggota DPRD Medan tersebut.
"Betul (pendistribusian bansos di Medan belum tepat sasaran)," ucap Rico Waas kepada Sumut Pos, Senin (25/8/2025) usai mengikuti Sidang Paripurna DPRD Medan.
Rico Waas pun mengatakan bahwa Pemko Medan akan segera membenahi kondisi tersebut. Sebagai langkah awal, Pemko Medan tengah melakukan perbaikan melalui proses pemutakhiran data penerima bansos.
"Yang kita perbaiki sekarang itu kan masalah data. Untuk itu kita sedang melakukan pemutakhiran data. Saat ini, Dinas Sosial yang melakukan pemutakhiran data tersebut," ujarnya.
Rico Waas menyebutkan, pemutakhiran data tersebut harus dilakukan agar Pemko Medan dapat melakukan seleksi yang lebih ketat terhadap penerima bansos.
Dengan harapan, masyarakat yang tidak lagi berhak menerima bansos namun masih mendapatkan bantuan bisa segera dihentikan atau di graduasi.
Sebaliknya, masyarakat Kota Medan yang berhak tapi belum juga menerima bantuan sosial bisa segera mendapatkan bantuan dari pemerintah tersebut.
"Pemutakhiran data ini dilakukan agar Dinas Sosial bisa menyeleksi masyarakat yang mana yang harus graduasi. Artinya, yang di graduasi itu tidak boleh lagi mendapatkan (bansos). Ini sedang terus kami laksanakan " katanya.
Meskipun begitu, lanjut Rico Waas, Pemko Medan membuka pintu selebar-lebarnya kepada masyarakat untuk melapor kepada pihaknya apabila ada masyarakat yang tidak berhak namun masih mendapatkan bantuan sosial.
"Tapi apabila memang ada yang melihat masyarakat lainnya yang sudah tidak layak (mendapatkan bansos), laporkan kepada kami, biar kami ricek, biar kami proses. Intinya harus di graduasi dan di evaluasi," tegasnya.
Rico Waas menegaskan, pemutakhiran data merupakan langkah besar Pemko Medan menuju program 'Medan Satu Data'. Dengan program Medan Satu Data, diharapkan tidak ada lagi pendistribusian bansos yang tidak tepat sasaran di Kota Medan.
"Kita terus menuju Medan Satu Data. Ini langkah besar kita supaya tidak terjadi lagi hal-hal yang salah ataupun tidak sesuai. Itulah mengapa Medan Satu Data itu kami kejar, supaya datanya betul-betul konkret dan kami miliki sendiri sumber datanya," pungkasnya. (map/ram)
Editor : Juli Rambe