MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Kodam I/Bukit Barisan (BB) menurunkan pasukan pengamanan dalam menghadapi aksi unjuk rasa (unras) yang digelar hari ini, Senin, 1 September 2025, di sejumlah titik vital Kota Medan.
Pangdam I/BB, Mayjen TNI Rio Firdianto, menyatakan bahwa sebanyak satu Satuan Setingkat Peleton (SST) atau sekitar 30 prajurit akan dikerahkan di setiap titik aksi, yaitu DPRD Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Kantor Wali Kota Medan, dan sejumlah lokasi strategis lainnya.
“Saya memerintahkan seluruh satuan dan Kodim untuk mengamankan fasilitas umum. Semoga semua berjalan dengan baik dan seluruh elemen masyarakat serta mahasiswa dapat menyampaikan aspirasinya secara damai, tanpa tindakan anarkis atau merugikan masyarakat umum,” ujar Mayjen TNI Rio Firdianto usai menghadiri acara Doa Bersama Indonesia Damai di Makodam I/BB, Minggu (31/8) malam.
Lebih lanjut, Pangdam menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menghalangi aksi mahasiswa dan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Namun, ia mengimbau agar aksi dilakukan secara tertib dan tidak menimbulkan kekacauan.
“Ada baiknya penyampaian aspirasi dilakukan dengan damai. Semua masalah pasti ada solusinya dan bisa diselesaikan. Harapan kami, Sumatera Utara tetap kondusif,” katanya.
Selain pusat-pusat pemerintahan, Kodam I/BB juga akan melakukan penjagaan ketat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan gudang-gudang sembako, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan kebutuhan pokok masyarakat.
“Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh satuan TNI—baik dari Mabes TNI, Angkatan Darat, Laut, maupun Udara—untuk memastikan keamanan Sumut. Tidak boleh ada penjarahan atau aksi anarkis,” tegasnya.
Pangdam juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ketertiban selama berlangsungnya aksi.
“Kami siap mengawal aspirasi masyarakat agar sampai ke pemerintah pusat maupun daerah. Namun, jangan merusak fasilitas umum atau mengganggu ketenangan warga lainnya. Jika sampai terjadi kerusakan, maka kehidupan masyarakat juga akan terdampak,” pungkasnya.(dwi/han)
Editor : Johan Panjaitan