MEDAN, Sumutpos.jawapos.co- Dalam rangka memperingati Hari Karantina Indonesia ke-148, Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Utara (Karantina Sumut) menggelar serangkaian kegiatan sosial yang meliputi bazar sembako murah, pelayanan kesehatan gratis, donor darah, dan vaksinasi rabies.
Acara yang mengusung tema “Karantina Menjaga Negeri” ini dipusatkan di halaman Kantor Karantina Sumut, Jalan A.H. Nasution No. 14, Medan, Jumat (10/10/2025), dan diikuti oleh masyarakat serta para pegawai.
Kepala Karantina Sumut, N. Prayatno Ginting, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat sekaligus memperkuat komitmen lembaganya dalam menjalankan peran pelayanan publik.
“Rangkaian kegiatan sosial ini menjadi bukti nyata komitmen Karantina Sumut dalam melayani masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin kehadiran negara dapat langsung dirasakan oleh warga,” ujar Prayatno.
Dari seluruh kegiatan yang digelar, bazar sembako murah menjadi yang paling diminati. Total nilai transaksi mencapai Rp66.385.000 dengan produk yang dijual meliputi beras, gula, minyak goreng, telur, bawang putih, sayuran, kopi, frozen food, hingga pakaian anak.
Kegiatan ini melibatkan pelaku UMKM lokal serta Dharma Wanita Persatuan Karantina Sumut yang turut menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau.
“Bazar ini menunjukkan sinergi positif antara instansi pemerintah dan UMKM lokal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Ini adalah bentuk nyata peran pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan,” tambah Prayatno.
Selain bazar, Karantina Sumut juga mengadakan pelayanan kesehatan gratis yang dimanfaatkan oleh 102 orang masyarakat.
Aksi donor darah bekerja sama dengan instansi terkait berhasil mengumpulkan 86 kantong darah, sementara untuk sektor kesehatan hewan, sebanyak 97 ekor hewan peliharaan—terutama kucing dan anjing—mendapatkan vaksinasi rabies gratis.
Prayatno menegaskan bahwa komitmen “menjaga negeri” bukan hanya diwujudkan melalui pengawasan di pintu-pintu masuk pelabuhan dan bandara, tetapi juga lewat kegiatan sosial yang mendukung kesehatan, ketahanan pangan, serta keselamatan publik secara berkelanjutan.
“Kegiatan ini bukan sekadar perayaan hari jadi, tetapi juga bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk melindungi masyarakat. Kepedulian terhadap kesehatan manusia dan hewan merupakan bagian dari mandat utama layanan karantina,” pungkasnya.(san/han)
Teks Foto :
Editor : Johan Panjaitan