MEDAN, SUMUT POS- Hujan deras disertai angin puting beliung menerjang Kota Medan pada Rabu (19/11/2025) malam hingga Kamis (20/11/2025) dinihari. Alhasil, sejumlah wilayah di Kota Medan tergenang banjir. Sementara, angin puting beliung yang menerjang mengakibatkan sejumlah atap rumah di Kota Medan terbang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Yunita Sari, mengatakan banjir terjadi di di Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor.
"Total ada sekitar 30 orang yang tadi malam terpaksa mengungsi di Masjid Muttaqin Jalan uku I Gang Bersama. Tetapi pagi ini situasi banjir sudah surut, warga yang mengungsi sudah kembali ke rumahnya masing-masing," ucap Yunita Sari kepada Sumut Pos, Kamis (20/11/2025) pagi.
Selain di Kelurahan Kwala Bekala, banjir juga terjadi di Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Medan Tuntungan. Disana, ketinggian genangan air mencapai 30cm.
"Kondisi tersebut dipengaruhi oleh naiknya permukaan air pada DAS (Daerah Aliran Sungai) Sunggal yang naik hingga 100cm," ujarnya.
Selain Sungai Sunggal, ketinggian permukaan air pada Sungai Sikambing juga mengalami kenaikan hingga 50cm. Namun saat ini, ketinggian air permukaan Sungai Sunggal dan Sungai Sikambing sudah mulai surut.
"Untuk Sungai Deli, Sungai Denai, serta Sungai Babura, terpantau aman dan terkendali. Meskipun begitu kita terus memantau kondisi sungai-sungai di Kota Medan, sebab kenaikan permukaan air sungai bukan hanya karena hujan di perkotaan, tetapi juga dipengaruhi hujan di hulu ataupun di wilayah pegunungan," katanya.
Selain banjir, sejumlah rumah di Kota Medan juga diterjang angin puting beliung. Setidaknya, ada tiga unit rumah di Jalan Flamboyan Raya - Flamboyan X, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan.
"Seng-seng dan bagian lain dari atap rumah tersebut terbang diterjang angin puting beliung. Sedang kita data lebih lanjut untuk dapat diberikan bantuan berupa material bangunan," tutupnya. (map/ram)
Editor : Juli Rambe