Sumutpos.jawapos.com-Usia 17 tahun menjadi momen spesial bagi Ranjana Muhtasya binti Saharuddin. Putri tunggal dari Ketua Umum Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) Saharuddin ini berkeinginan mengIkuti jejak ayah untuk dapat berkiprah di NGO nasional dan international
"Enam Januari ini, Ranjana berusia 17 tahun. Tentunya punya resolusi, menjadi guru Bahasa Inggris atau menjadi diplomat," kata siswi Madrasah Aliyah Persiapan Negeri (MAPN) 4 Medan kepada Sumut Pos di kediamannya Jalan Iman Martubung Medan, kemarin.
Dari semua resolusi, Ranjana Muhtasya mengutamakan peningkatan amal ibadah. Sebab usia tentu saja semakin berkurang. "Saya juga punya keinginan semoga orangtua bisa lebih lama melihat Ranjana kedepannya. "Ranjana ini menjadi remaja yang bisa membanggakan orangtua, keluarga, teman dan negara," harapnya.
Usia 17 tahun, kata Ranjana, merupakan fase yang agak serius sehingga harus semakin bijak dalam melangkah. Ranjana dalam usia remaja, sudah mendapatkan kepercayaan menjadi guru les Bahasa Inggris. Di sekolah juga aktif mengikuti organisasi intra-madrasah. "Saya senang berorganisasi. Saya ingin terus berkembang disitu," katanya.
Tentang dua cita-citanya, Ranjana punya alasan kuat. "Saya suka berelasi dengan orang luar negeri. Diplomat itu satu pekerjaan challenging. Jadi guru juga karena mama juga menjadi guru. Mama berpesan ilmu itu bagusnya disalurkan bagi orang lain sehingga menjadi amal jariah juga. Jangan stop berbuat baik. Teruslah jadi manusia yang bermanfaat," ujarnya.
Memiliki ayah yang banyak beraktivitas sosial di berbagai daerah, Ranjana pun bersyukur. Ia pun selalu aktif berkomunikasi dengan sang ayah. "Ayah rutin ber telepon dan mengabari. Alhamdulillah, komunikasi bisa terjaga," tambah Ranjana yang suka membaca buku tersebut.
Sosok ayah bagi Ranjana? Perempuan yang memiliki hobi menonton film harry potter, drama dan dokumenter ini menyebut ayahnya sebagai sosok super hero. Dari kecil, ayah itu sangat menyayangi Ranjana. Ayah selalu mengusahakan apapun bagi Ranjana. Ayah tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk Ranjana," sebutnya.
Sementara itu Saharuddin menyampaikan ucapan selamat ulang tahun bagi Ranjana. Ia pun berharap kegiatan KSJ bisa ia teruskan. "Kami doakan pintar-pintar menjaga diri dan jangan tinggalkan salat. Kiranya Allah menjaganya dan tercapai cita-citanya," harapnya.
Ranjana Muhtasya lahir di Medan pada 6 Januari 2009, pendidikan siswi MAPN 4 Medan. Hobi mempelajari hal-hal baru, membaca, menulis, mendengarkan musik serta organisasi dan mengembangkan kemampuan bahasa.
Cita-cita jadi guru Bahasa Inggris dan diplomat (dmp)