Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Puncak Arus Balik Membludak: Tiket Ekonomi Ludes, Pemudik Medan–Paluta Beralih ke ‘Royal Class’

Johan Panjaitan • Senin, 23 Maret 2026 | 22:17 WIB

Sejumlah pemudik menunggu keberangkatan dengan tujuan Kabupaten Paluta di salah satu loket bus di Medan. (MITRA HARAHAP/SUMUT POS)
Sejumlah pemudik menunggu keberangkatan dengan tujuan Kabupaten Paluta di salah satu loket bus di Medan. (MITRA HARAHAP/SUMUT POS)

MEDAN, Sumutpos.jawapos.com – Gelombang arus balik Lebaran dari Medan menuju Kabupaten Padang Lawas Utara hingga Pasir Pengaraian mencapai titik puncak. Ribuan pemudik yang sebelumnya merayakan hari raya di ibu kota provinsi kini berbondong-bondong kembali ke kampung halaman maupun lokasi kerja di kawasan Tabagsel, memicu lonjakan drastis permintaan transportasi darat.

Pantauan di sejumlah loket bus lintas Sumatera memperlihatkan dinamika yang jauh dari kata biasa. Aktivitas penumpang meningkat tajam sejak pagi hari, menciptakan antrean panjang dan kepadatan di titik keberangkatan. Dalam waktu singkat, tiket kelas ekonomi langsung ludes tanpa sisa—menyisakan pilihan yang lebih mahal bagi mereka yang tetap harus berangkat hari itu.

Ketika Ekonomi Habis, ‘Royal Class’ Jadi Jalan Keluar

Kelangkaan tiket ekonomi memaksa banyak pemudik beralih ke layanan bus kelas eksekutif atau Royal Class. Opsi ini, meski lebih mahal, menjadi satu-satunya solusi realistis di tengah tingginya permintaan dan terbatasnya armada.

Baca Juga: Patroli Sat Samapta Polres Labuhanbatu: Menjaga Rasa Aman, Menekan Kriminalitas di Momentum Lebaran

Penyesuaian tarif di masa puncak arus balik pun tak terelakkan. Untuk rute Medan–Gunung Tua, harga tiket kelas AC Royal berada di kisaran Rp175.000, sementara rute Medan–Sibuhuan menyentuh Rp195.000. Lonjakan ini mencerminkan tekanan permintaan yang merata di sepanjang jalur lintas, terutama menuju wilayah seperti Gunung Tua dan Sibuhuan.

Rasionalitas Pemudik: Nyaman dan Selamat Lebih Utama

Di balik kenaikan tarif, terdapat sikap rasional dari para pemudik. Kenyamanan dan keselamatan menjadi prioritas utama, terutama bagi mereka yang bepergian bersama keluarga.

“Tidak masalah lebih mahal, ini momen setahun sekali. Yang penting sampai dengan selamat, apalagi bawa anak-anak,” ujar salah satu penumpang di loket Batang Pane Baru Medan.

Baca Juga: Israel Larang Salat Idul Fitri di Al-Aqsa, Warga Palestina Protes dan Tetap Beribadah di Sekitar Kota Tua

Pilihan terhadap bus berfasilitas AC dinilai mampu mengurangi kelelahan perjalanan panjang di jalur lintas Sumatera yang padat dan melelahkan, sekaligus memberikan rasa aman di tengah kondisi lalu lintas yang tidak menentu.

Tekanan di Jalur Lintas, Antisipasi Diperlukan

Arus balik dari Medan menuju wilayah Paluta dan sekitarnya diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir pekan. Kepadatan kendaraan di jalur lintas Sumatera pun berpotensi meningkat, seiring tingginya mobilitas masyarakat.

Pengelola transportasi mengimbau calon penumpang untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal guna menghindari penumpukan di terminal. Sementara itu, para pengemudi diingatkan untuk tetap mengedepankan aspek keselamatan, terutama di tengah cuaca yang fluktuatif dan volume kendaraan yang terus meningkat.(mag-12/han)

Editor : Johan Panjaitan
#arus balik #lebaran #tiket #bus