MEDAN, SUMUT POS- DPC Macan Asia Indonesia (MAI) Kota Medan meresmikan kantor ataupun sekretariatnya di Jalan Rotan Nomor 72, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Jumat (22/5/2026).
Peresmian kantor DPC MAI Kota Medan tersebut dihadiri langsung Staf Ahli Wali Kota Medan, Rakhmat Adisyah Harahap, Ketua DPD MAI Sumatera Utara, RM Khalil Prasetyo, perwakilan DPC Macan Asia kabupaten/kota, dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Pantauan Sumut Pos, kegiatan tersebut dirangkai dengan peresmian Koperasi Produsen Gas Terus Indonesia.
Baca Juga: DLHK Sumut Dorong Proyek PSEL di Medan Raya
Ketua DPD MAI Sumatera Utara (Sumut), RM Khalil Prasetyo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan kerja keras DPC MAI Kota Medan.
"Hari ini kita saksikan bersama terobosan besar yang dilakukan DPC MAI Kota Medan. Semoga kantor dan koperasi ini mendatangkan keberkahan," ucap Khalil Prasetyo yang akrab disapa Mas Tyo tersebut.
Kehadiran kantor dan koperasi ini, sebutnya, berkat kerja keras Ketua DPC MAI Kota Medan, Suwarno dan seluruh jajaran.
"Tentunya kondisi ini layak diapresiasi dan disyukuri. Harus kita akui sepak terjang Ketua DPC MAI Kota Medan, padahal DPC ini paling muda dibanding lainnya, namun paling 'ribut' karena kegiatannya sangat banyak," ujarnya.
Terkait keberadaan Koperasi Produsen Gas Terus Indonesia, kata Mas Tyo, ini salah satu upaya Macan Asia Indonesia untuk menyediakan pangan murah untuk masyarakat. Sebab berdasarkan cita-cita dan tujuan berdirinya Macan Asia Indonesia untuk menyejahterakan serta menjadikan masyarakat lebih mandiri.
"Awalnya saya bincang-bincang dengan Pak Suwarno bagaimana caranya kehadiran Macan Asia Indonesia lebih dekat dengan masyarakat. Respons Pak Suwarno sangat aktif, dan mengusulkan buka pasar murah. Kita harus tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pesannya seraya menyampaikan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk senantiasa mendukung koperasi ini, khususnya pengadaan bahan baku seperti beras.
Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Medan, Rakhmat Adisyah Harahap mengatakan, peresmian kantor dan koperasi ini bisa dimaknai lebih dari sekadar berdirinya sebuah bangunan, melainkan simbol dari penguatan kelembagaan, gerakan dan peran nyata masyarakat Kota Medan.
"Kota Medan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara (Sumut) memiliki dinamika yang sangat cepat. Aktivitas perdagangan jasa dan sektor berkembang pesat, khususnya gas menjadi semakin penting dalam dinamika tersebut," bilangnya.
Ia menjelaskan, banyak pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) khususnya sektor kuliner dan produksi rumah tangga sangat bergantung pada ketergantungan distribusi dan fluktuasi harga gas.
Kehadiran koperasi ini, harus mampu menjawab kebutuhan tersebut secara nyata. Selain itu, gedung ini harus bertransformasi menjadi pusat aktivitas yang produktif dan dikelola secara modern serta transparan.
"Macan Asia Indonesia tidak cukup hanya dikenal, tetapi kehadirannya harus dirasakan masyarakat. Tak kalah pentingnya, harus berkontribusi nyata bagi kemajuan Kota Medan," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPC MAI Kota Medan Suwarno didampingi Sekretaris Zullifkar, menuturkan peresmian kantor untuk mendukung kinerja agar lebih solid dan mengawal program-program Presiden RI, Prabowo Subianto. Sedangkan peresmian koperasi untuk mendiskusikan serta menyuplai bahan sembako, khususnya untuk masyarakat Kota Medan supaya ke depan tidak sulit mencari bahan pokok.
"Kita menyiapkan bahan pokok, seperti beras, minyak, gula dan yang lain bertujuan membantu masyarakat Kota Medan serta membantu program pemerintah. Harga kami pastikan di bawah pemerintahan, seperti Minyakita dijual Rp15.700 sampai Rp16.000. Beras SPHP kami jual Rp60.000. Artinya, Macan Asia Indonesia berkomitmen mendukung program pemerintah," tegasnya seraya memastikan tetap melaksanakan kegiatan sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan diwarnai pemotongan tumpeng oleh Ketua DPC MAI Kota Medan Suwarno bersama jajaran disaksikan Ketua DPD MAI Sumut RM Khalil Prasetyo, serta seluruh undangan. Acara juga diisi santunan kepada sejumlah anak yatim-piatu. (map/ram)
Editor : Juli Rambe