Korban Lakalantas Maut Sibolangit di RSUP Adam Malik Tersisa Tiga Orang, Satu Anak Dirawat Intensif

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 14:47 WIB
KECELAKAAN: Sejumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun di Sibolangit, Jumat (17/7/2026). (Dok: warga)
KECELAKAAN: Sejumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun di Sibolangit, Jumat (17/7/2026). (Dok: warga)

 

MEDAN, Sumutpos.jawapos.com– Jumlah korban kecelakaan lalu lintas maut di Jalan Medan–Berastagi, tepatnya di Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan terus berkurang. Hingga Minggu (19/7), hanya tiga pasien yang masih dirawat.

Manajer Hukum dan Humas RSUP Haji Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak, mengatakan sejak insiden tabrakan beruntun pada Jumat (17/7), rumah sakit menerima tujuh korban melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD).

"Dari tujuh pasien yang masuk ke IGD, saat ini tinggal tiga orang yang masih menjalani perawatan. Dua pasien dalam kondisi stabil, sedangkan satu pasien anak masih mendapatkan penanganan intensif di Pediatric Intensive Care Unit (PICU)," ujar Rosario kepada Sumut Pos, Minggu (19/7).

Baca Juga: PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Harus Dihormati Saat Menjalankan Tugas

Sementara itu, empat korban yang meninggal dunia telah diserahkan kepada pihak keluarga pada hari kejadian setelah proses identifikasi dan penanganan selesai dilakukan.

"Empat jenazah yang dibawa pihak kepolisian ke RSUP Adam Malik sudah diserahkan kepada keluarga pada Jumat, 17 Juli 2026," jelasnya.

Sebelumnya, Polda Sumatera Utara mengungkapkan kecelakaan beruntun tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan delapan lainnya mengalami luka-luka.

Korban meninggal masing-masing Heppi Sitinjak (60), Dinaria Manik (60), Samsir Sitinjak (30), yang seluruhnya merupakan warga Sidikalang, serta Anton Simorangkir.

Sementara korban luka ringan, yakni Siti Mawan (61) dan Pebrianto Siburian (31), menjalani perawatan di puskesmas. Adapun enam korban lainnya, yakni Rafika Lince (41), Harta Ulina (50), Seventri Amandasari Manihuruk (27), FS (11), Gabe Roida Sitinjak (18), dan Rinto Sitinjak (23), sempat dirujuk ke RSUP Haji Adam Malik untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan menyebut total terdapat 12 korban dalam kecelakaan tersebut, terdiri atas empat korban meninggal dunia dan delapan korban luka.

Baca Juga: Harry Kane Belum Tutup Bab Timnas, Bidik Panggung Piala Dunia 2030

Menurut hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga dipicu sebuah truk Fuso bermuatan galon air mineral yang mengalami rem blong saat melaju dari Kabupaten Karo menuju Kota Medan.

"Truk Fuso yang diduga mengalami rem blong menghantam delapan kendaraan lain yang berada di depannya sehingga mengakibatkan tabrakan beruntun," ujar Ferry.

Seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi dari lokasi kejadian. Polisi juga masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

Sementara itu, sopir truk yang diduga menjadi penyebab kecelakaan telah diamankan di Mapolsek Pancur Batu guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.(dwi/han)

Editor : Johan Panjaitan
picu korban sibolangit rsup adam malik kecelakaan maut