Usai Ledakan, Kompleks Grand Polonia Dijaga TNI

Juli Rambe • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 18:06 WIB
HANCUR: Ledakan terjadi di perumahan Grand Polonia, Senin (20/7/2026). (Dok: warga)
HANCUR: Ledakan terjadi di perumahan Grand Polonia, Senin (20/7/2026). (Dok: warga)

 

MEDAN, SUMUT POS- Ledakan dahsyat mengguncang Komplek Grand Polonia di Jalan Perhubungan Udara/Mustang, Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Medan Polonia, Senin (20/7/2026) sore. Sedikitnya 5 unit rumah mengalami kerusakan parah akibat insiden tersebut.

Selain menghancurkan bangunan, ledakan juga menimpa sebuah mobil sedan berwarna hitam yang terparkir di sekitar lokasi.

Potongan material bangunan tampak berserakan di kawasan perumahan, sementara warga berhamburan keluar rumah setelah mendengar dentuman keras.

Baca Juga: Pasca Kecelakaan Sibolangit, DPRD Sumut Minta Dishub Tingkatkan Uji KIR dan Pengawasan Angkutan Barang

Suara ledakan disebut terdengar hingga radius sekitar satu kilometer dan sempat menggegerkan masyarakat sekitar. Rekaman video kondisi pascaledakan pun dengan cepat beredar di media sosial.

Pantauan di lokasi, aparat kepolisian bersama personel TNI telah berada di kawasan perumahan untuk mengamankan lokasi kejadian. Garis polisi juga mulai dipasang di sekitar rumah yang terdampak.

Seorang warga mengaku melihat banyak personel TNI berjaga di pintu masuk kompleks tidak lama setelah ledakan terjadi.

"Tadi setelah ledakan, banyak tentara sudah datang dan berjaga di depan kompleks," ujar seorang warga di lokasi.

Hingga sore hari, penyebab ledakan masih belum diketahui. Informasi mengenai adanya korban juga belum dapat dipastikan karena petugas masih melakukan penyisiran dan pendataan di lokasi.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Fandi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun, ia belum dapat menjelaskan penyebab maupun jumlah korban.

"Benar. Saat ini masih dalam penyelidikan," tandasnya.

Petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap sumber ledakan, sementara akses menuju lokasi kejadian dibatasi guna memudahkan proses penyelidikan. (man/ram)

 

Editor : Juli Rambe
ledakan di grand polonia tni berjaga di grand polonia penyebab ledakan grand polonia