Penyebab Ledakan Rumah di Grand Polonia Terkesan Disembunyikan, DPRD Sumut : Jangan Jadi Spekulasi di Tengah Masyarakat

Juli Rambe • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 14:55 WIB
Anggota Komisi A DPRD Sumatera Utara, Irham Buana Nasution. (Dok: Markus Pasaribu/Sumut Pos)
Anggota Komisi A DPRD Sumatera Utara, Irham Buana Nasution. (Dok: Markus Pasaribu/Sumut Pos)

 

MEDAN, SUMUT POS- Anggota Komisi A DPRD Sumatera Utara, Irham Buana Nasution meminta pihak kepolisian untuk membuka secara terang benderang penyebab terjadinya ledakan pada sebuah rumah mewah di Komplek Grand Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan.

Politisi Partai Golkar itu menegaskan, masyarakat berhak untuk tahu, apa sebenarnya yang terjadi atas peristiwa menggemparkan yang mengakibatkan meninggalnya tiga orang tersebut.

"Bagi DPRD Sumut yang terpenting adanya penjelasan yang transparan dan informatif kepada masyarakat, khususnya dari pihak kepolisian," ucap Irham Buana Nasution kepada Sumut Pos, Kamis (23/7/2026).

Baca Juga: Kejar-kejaran di Tol Kisaran, Polrestabes Medan Gagalkan Penyelundupan 24 Kg Sabu

Dikatakan Irham, peristiwa tersebut terjadi pada 20 Juli 2026 lalu, namun hingga saat ini pihak kepolisian belum memberikan kepastian akan penyebab terjadinya ledakan dahsyat di rumah tersebut. Sejauh ini, pihak kepolisian hanya menduga bahwa ledakan tersebut diakibatkan karena adanya kebocoran pipa gas.

"Tetapi PGN justru membantah bahwa ledakan tersebut diakibatkan pipa gas yang bocor. Ini tentu membuat masyarakat menjadi bingung dan bertanya-bertanya," ujar mantan Direktur LBH Kota Medan tersebut.

Untuk itu, Irham Buana meminta pihak kepolisian untuk melakukan investigasi secara menyeluruh agar penyebab terjadinya ledakan dapat segera diketahui secara pasti.

"Baik pihak kepolisian maupun PGN harus bisa menjelaskan dari fakta-fakta yang ada di lapangan. Untuk itu, kita minta pihak kepolisian agar melakukan investigasi secara menyeluruh. Hal ini sangat penting mengingat masyarakat butuh informasi yang pasti, jangan justru kemudian menimbulkan perbedaan pandangan," katanya.

Ditegaskan Irham, sejatinya bukan hal yang sulit bagi pihak kepolisian melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab terjadinya peristiwa ledakan tersebut dengan cepat.

Sebaliknya, lambatnya pihak kepolisian dalam menetapkan penyebab terjadinya ledakan di Grand Polonia justru menimbulkan spekulasi di tengah-tengah masyarakat.

"Artinya jangan jadi spekulasi di tengah-tengah masyarakat. Kalau kondisinya begini, terkesan sengaja disembunyikan. Tentu tidak boleh begitu, masyarakat berhak tahu. Untuk itu, jangan sembunyikan informasi dari masyarakat," pungkasnya. (map/ram)

 

Editor : Juli Rambe
ledakan di grand polonia grand polonia pgn