Kasus Tewasnya Mantan Istri Polisi Diduga Bunuh Diri, Polrestabes Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Juli Rambe • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 11:41 WIB
KASUS: Polrestabes Medan saat menggelar konferensi pers terkait pengungkapan sejumlah kasus, Selasa (4/8/2026) malam. (Dok: Gusman/Sumut Pos)
KASUS: Polrestabes Medan saat menggelar konferensi pers terkait pengungkapan sejumlah kasus, Selasa (4/8/2026) malam. (Dok: Gusman/Sumut Pos)

 

MEDAN, SUMUT POS- Polrestabes Medan mengungkap hasil penyelidikan sementara terkait kematian seorang wanita berinisial L, mantan istri anggota Polri, yang ditemukan tewas di kamar mandi rumahnya di Kompleks Bumi Asri, Medan Helvetia. 

Berdasarkan hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik, polisi menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan penyidik telah memeriksa dua saksi utama yang berada di lokasi saat peristiwa terjadi, yakni Brigadir IH dan anak korban yang masih berusia sembilan tahun.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Penyaluran Bencana Samosir, Saksi Akui Pemindahbukuan Dana Bansos Dari Hasil Rapat Bersama

"Kami sudah memeriksa dua saksi utama, yaitu IH dan anak korban. Mereka berada di dalam kamar bersama korban sebelum peristiwa itu terjadi," ujar Calvijn dalam konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Selasa (4/8/2026) malam.

Menurutnya, sebelum insiden, ketiganya berada di dalam kamar. Tidak lama kemudian, IH keluar meninggalkan ruangan. Saat kembali, ia mendapati korban sudah berada di dalam kamar mandi, sementara anak mereka masih berada di dalam kamar.

Merasa ada yang tidak beres, IH kemudian mengetuk pintu kamar mandi sambil membujuk korban agar keluar. Sang anak juga ikut memanggil ibunya, namun tidak mendapat respons.

"Ucapan terakhir korban yang didengar kedua saksi adalah, 'Maafkan saya'. Setelah itu terdengar satu kali suara letusan dari dalam kamar mandi," ungkapnya.

Tim Inafis kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan menemukan senjata api di lokasi serta luka tembak di bagian kepala korban.

Hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik menunjukkan adanya residu tembakan pada jari tangan, tubuh, dan pakaian korban. Sementara hasil uji usap terhadap tangan Brigadir IH dinyatakan negatif residu tembakan.

"Dari hasil autopsi dokter forensik juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul maupun benda tajam. Luka yang ditemukan hanya luka tembak," jelasnya.

Meski mengarah pada dugaan bunuh diri, Calvijn menegaskan penyidik masih mendalami motif yang melatarbelakangi tindakan korban.

"Kami masih mendalami berbagai persoalan, baik yang berkaitan dengan kehidupan pribadi maupun keluarga korban," pungkasnya.

Sebelumnya, L ditemukan meninggal dunia di kamar mandi rumahnya di Kompleks Bumi Asri pada Minggu (2/8/2026) sore. Korban diduga mengakhiri hidup menggunakan senjata api dinas milik mantan suaminya dan selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi. (man/ram)

Editor : Juli Rambe
mantan isteri bunuh diri mantan isteri polisi bunuh diri