BPBD : Banjir Medan Masih Terkendali, Tidak Ada Evakuasi

Juli Rambe • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 10:40 WIB
BANJIR: Kawasan Medan Maimun terendam banjir, Senin (7/8/2026). (Dok: BPBD Medan)
BANJIR: Kawasan Medan Maimun terendam banjir, Senin (7/8/2026). (Dok: BPBD Medan)

 

MEDAN, SUMUT POS- Sejumlah permukiman warga di Kota Medan tergenang air akibat hujan deras yang terjadi di Kota Medan pada Minggu (6/9/2026) malam hingga Senin (7/9/2026) dinihari.

Tak hanya permukiman warga, sejumlah ruas jalan juga ikut tergenang.

"Hingga pagi ini masih ada beberapa permukiman warga yang tergenang. Kalau untuk ruas jalan, rata-rata yang tergenang sudah mulai surut," ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Yunita Sari kepada Sumut Pos, Senin (7/9/2026).

Baca Juga: Korban Keracunan MBG di Karo, Kini Serang Saraf Kepala, Ginjal dan Jantung

Dikatakan Yunita, hujan deras bukan hanya terjadi di Kota Medan, melainkan juga di wilayah pegunungan. Alhasil, permukaan air sungai di Kota Medan tetap mengalami kenaikan hingga Senin pagi meskipun hujan di Kota Medan telah berhenti sejak Senin dinihari.

"Hujannya bukan hanya terjadi di Kota Medan, tetapi juga di wilayah pegunungan. Pagi ini Sungai Deli masih mengalami peningkatan debit air dengan arus yang cukup deras dan sudah memasuki areal pemukiman warga setinggi 20 cm sampai 1 meter, beberapa titik bahkan sudah memasuki rumah warga," ujarnya.

Dijelaskan Yunita, adapun wilayah permukiman warga yang tergenang air, yakni di Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun. Selanjutnya di Jalan Brigjend Katamso Gg Merdeka, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun.

Sementara untuk wilayah Medan Utara, banjir terjadi di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan.

"Petugas kita sudah standby dari tadi malam di Kelurahan Aur dan Martubung. Sampai saat ini semua masih terkendali, kita tidak ada melakukan evakuasi," katanya.

Meskipun masih terkendali, Yunita Sari memastikan bahwa petugas BPBD Medan terus melakukan pemantauan di seluruh aliran sungai dan kawasan rawan banjir lainnya.

"Kepada masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai dan kawasan rawan banjir, kita minta untuk tetap waspada," pungkasnya. (map/ram)

 

Editor : Juli Rambe
medan maimun bpbd medan banjir di medan