MEDAN, SUMUT POS- Hujan deras yang melanda kawasan Medan Utara pada Rabu malam menyebabkan sejumlah titik di Kawasan Industri Medan (KIM) II, di Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli terendam banjir.
Genangan air masih terlihat hingga Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Kondisi tersebut mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya para pekerja yang setiap hari harus melintasi kawasan industri tersebut.
Banjir menggenangi sejumlah ruas jalan di dalam kawasan KIM II. Ketinggian air membuat kendaraan, termasuk truk-truk pengangkut barang, harus melintas dengan kecepatan rendah dan ekstra hati-hati.
Baca Juga: Akuang Alias Alexander Halim Dicekal Keluar Negeri
Arus kendaraan di sejumlah titik juga tampak terganggu. Truk yang hendak masuk maupun keluar dari kawasan industri harus menerobos genangan yang menutupi sebagian badan jalan.
Bagi para pekerja yang menggunakan sepeda motor, kondisi tersebut juga menyulitkan perjalanan. Mereka harus mencari bagian jalan yang genangannya relatif lebih rendah agar kendaraan tetap dapat melintas.
Sejumlah pekerja menyebut kondisi banjir di kawasan tersebut bukan merupakan kejadian baru. Setiap kali hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan Medan Utara, beberapa ruas jalan di kawasan industri tersebut kerap kembali digenangi air.
Salah seorang pengendara yang melintas di kawasan KIM II mengaku sudah lelah menghadapi kondisi tersebut. Ia mengatakan, banjir yang berulang kali terjadi cukup mengganggu aktivitasnya karena dirinya bekerja di salah satu pabrik yang berada di dalam kawasan industri.
“Sudah bosan juga kalau hujan pasti begini. Saya kerja di salah satu pabrik di sini, jadi setiap hari harus melewati jalan ini,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi jalan yang tergenang tidak hanya memperlambat perjalanan, tetapi juga membuat pengendara harus lebih berhati-hati untuk menghindari kendaraan mogok maupun terkena cipratan air dari kendaraan besar.
“Kalau truk lewat, airnya bisa tinggi dan menyiram ke pengendara. Kita juga harus pelan-pelan karena tidak tahu seberapa dalam genangannya,” katanya.
Ia berharap persoalan banjir yang kerap terjadi di kawasan tersebut mendapat perhatian serius dari pihak terkait. Menurutnya, perbaikan maupun pembenahan sistem drainase diperlukan agar genangan tidak terus berulang setiap kali hujan deras turun.
“Harapannya ada solusi supaya tidak setiap hujan begini lagi. Kami yang bekerja di sini setiap hari yang paling merasakan dampaknya,” ungkapnya.
Hingga pukul 14.00 WIB, genangan air masih terlihat di sejumlah bagian kawasan KIM II. Aktivitas kendaraan tetap berjalan, namun para pengendara harus melintas secara perlahan untuk mengantisipasi kondisi jalan yang tergenang.
Kondisi tersebut kembali menunjukkan persoalan banjir yang masih menjadi tantangan bagi aktivitas masyarakat dan kegiatan industri di kawasan Medan Utara, terutama ketika hujan deras berlangsung dalam waktu cukup lama.(san/ram)
Editor : Juli Rambe