BMKG: Kualitas Udara di Medan Masuk Kategori Sedang hingga Tidak Sehat

Juli Rambe • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 19:37 WIB
Data dari BMKG. (Dok: BMKG)
Data dari BMKG. (Dok: BMKG)

 

 

MEDAN, SUMUT POS- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, kondisi kualitas udara di Kota Medan, terpantau bersifat fluktuatif, yakni dari sedang hingga tidak sehat.

Demikian disampaikan Prakirawan BBMKG Wilayah 1 Medan, Utami Al Khairiyah kepada Sumut Pos di Medan, Kamis (17/9).

"Hal ini berdasarkan pemantauan kualitas udara, konsentrasi partikulat halus PM2.5 di Kota Medan, yang terpantau pada hari ini (Kamis) Pukul 11.00 WIB. Tercatat sebesar 28,5 µg/m³ dan masuk dalam kategori sedang," katanya.

Baca Juga: Kualitas Udara Kota Medan Tidak Sehat, Hingga Agustus 2026 Terdapat 196.547 Kasus ISPA

Namun dari grafik pengamatan, jelas Utami, konsentrasi PM2.5 di Medan mengalami fluktuasi sepanjang Kamis dini hari hingga pagi. Konsentrasi tertinggi terpantau sekitar 61,5 µg/m³ pada Pukul 01.00 WIB, yang masuk kategori tidak sehat, kemudian menurun pada dini hari dan kembali meningkat pada pagi hari.

"Pada Pukul 07.00-09.00 WIB, konsentrasi berada di kisaran 37 µg/m³, sebelum kembali menurun menjadi sekitar 28-30 µg/m³ menjelang siang," jelasnya.

Kondisi tersebut, tambahnya, menunjukkan bahwa kualitas udara di Medan bersifat dinamis dan dapat berubah dari waktu ke waktu, dipengaruhi oleh kondisi atmosfer, aktivitas manusia, serta kemampuan atmosfer dalam mengencerkan atau mengakumulasi partikulat di dekat permukaan.

"Masyarakat diimbau tetap memantau informasi kualitas udara dari BMKG, mengurangi aktivitas berat di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk, dan menggunakan masker terutama bagi kelompok rentan.seperti anak anak, lanjut usia (Lansia), ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan," tandasnya. (dwi/ram)

Editor : Juli Rambe
udara di medan