BPBD Medan Luncurkan SITANGKAS, Apa Itu?

Juli Rambe • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 17:00 WIB
Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari memberikan arahan terkait aplikasi SITANGKAS. (Dok: Tim BPBD Medan)
Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari memberikan arahan terkait aplikasi SITANGKAS. (Dok: Tim BPBD Medan)

 

MEDAN, SUMUT POS- Sebagai upaya meningkatkan respon tanggap bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan telah menyiapkan aplikasi SITANGKAS (Sistem Informasi Tata Kelola Penanggulangan Bencana dan Kesiapsiagaan Strategis).

SITANGKAS sendiri di klaim sebagai sebuah lompatan besar dalam sistem proteksi warga dan tata kelola kebencanaan di Kota Medan.

"Alhamdulillah, saat ini kita sudah punya SITANGKAS. Insya Allah, SITANGKAS ini akan meningkatkan respon BPBD Kota Medan, perangkat kewilayahan dan seluruh OPD terkait di Pemko Medan dalam melakukan mitigasi maupun penanggulangan bencana," ucap Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari kepada Sumut Pos, Jumat (18/9/2027).

Baca Juga: Wacana PAW Dodhy Thahir Menguat

Dijelaskan Yunita Sari, aplikasi SITANGKAS dapat di download oleh seluruh masyarakat Kota Medan. Nantinya, masyarakat Kota Medan dapat melaporkan secara langsung kepada BPBD Kota Medan apabila terjadi bencana pada setiap wilayah di Kota Medan.

"SITANGKAS dapat di akses melalui seluler untuk pelaporan para Lurah pada saat bencana. Akan tetapi, SITANGKAS juga dapat di akses seluruh masyarakat untuk melaporkan setiap bencana yang terjadi maupun potensi bencana," ujarnya.

Diterangkan Yunita, setiap laporan bencana yang masuk melalui SITANGKAS akan langsung ditindaklanjuti oleh BPBD Kota Medan.

"Begitu kita dapat laporan di aplikasi SITANGKAS tersebut, BPBD Kota Medan akan langsung ke lapangan untuk melakukan verifikasi. Setelahnya, penanganan secara cepat dan tepat akan langsung kita lakukan," katanya.

Diungkapkan Yunita, sejatinya SITANGKAS diciptakan agar proses laporan yang masuk ke BPBD Kota Medan dapat dilakukan secara cepat dari Kelurahan maupun dari masyarakat secara langsung ke BPBD Kota Medan.

"Semakin cepat laporan kita terima, semakin valid info yang kita dapatkan, maka semakin cepat dan tepat pula penanganan bencana dapat langsung kita berikan. Sesuai instruksi Bapak Wali Kota Medan, penanganan bencana harus dilakukan dengan cepat dan tepat. Kita berharap, SITANGKAS dapat menjawab tantangan yang dihadapi BPBD Medan dalam memberikan penanganan yang cepat dan tepat tersebut," ungkapnya.

Dijelaskan Yunita, hadirnya SITANGKAS berangkat dari semangat memangkas birokrasi manual dengan mengintegrasikan manajemen pra-bencana, tanggap darurat, hingga pasca bencana ke dalam satu ekosistem digital yang terpadu.

"SITANGKAS menghubungkan seluruh elemen secara real-time, mulai dari petugas di lapangan, jajaran Camat dan Lurah sebagai pemangku wilayah, hingga langsung ke meja Kepala BPBD. Semua melihat data tunggal yang sama sehingga keputusan penyelamatan dan bantuan bisa diambil dalam hitungan detik," tutupnya.(map/ram)

Editor : Juli Rambe
sitangkas bpbd medan tanggap bencana