MEDAN, SUMUT POS- Plt Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Medan, Suluh Aulia Harahap, menegaskan tengah menindaklanjuti hasil pemeriksaan 385 kendaraan dinas yang dilakukan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas di Lapangan Lotte Grosir Medan pada 6 Oktober 2026 lalu.
Suluh Aulia mengatakan, pihaknya telah mengimbau kepada seluruh perangkat kerja di Pemko Medan untuk membenahi seluruh kendaraan dinasnya, baik secara fisik maupun administrasi dalam satu pekan pasca dilakukanmya pemeriksaan kendaraan dinas oleh Wali Kota Medan.
"Artinya, pemeriksaan kendaraan dinas yang dilakukan Pak Wali tersebut harus menjadi momentum agar setiap OPD bisa lebih tertib dalam menjaga dan mempergunakan kendaraan dinasnya masing-masing," ucap Suluh Aulia Harahap kepada Sumut Pos, Kamis (8/10/2026).
Baca Juga: Dua Dokter Terdakwa Dugaan Perzinahan Belum Ditahan, Ini Alasan Kejari Belawan
Dikatakan Suluh Aulia, pihaknya memberikan kesempatan kepada seluruh perangkat kerja di lingkungan Pemko Medan untuk membenahi kendaraan dinasnya masing-masing dalam satu pekan kedepan.
"Jadi kita beri kesempatan satu minggu kedepan, disitu masing-masing Pimpinan OPD bisa dapat menertibkan kendaraan dinas di OPD nya masing-masing. Mulai dari keberadaan kendaraan dinasnya, kondisinya, penggunaannya, hingga pembayaran pajak kendaraannya," ujarnya.
Ditegaskan Suluh, pekan depan tim BKAD Kota Medan akan mulai turun ke setiap OPD untuk memeriksa kembali seluruh kendaraan dinas yang ada.
"Sembari itu, saat ini kita sedang siapkan timnya, sedang disusun jadwalnya, minggu depan kita sudah turun ke OPD-OPD. Kita cek kendaraan dinasnya satu persatu, baik itu kendaraan dinas roda empat, roda dua, maupun becak sampah dan truk sampah, semua harus tertib seperti yang disampaikan Pak Wali," tegasnya.
Dijelaskan Suluh Aulia, saat ini Pemko Medan memiliki sekitar 5.000 kendaraan dinas yang terdiri dari kendaraan roda empat, roda dua, truk pengangkut sampah, hingga becak pengangkut sampah. Dari total tersebut, sebanyak 444 unit kendaraan sedang dalam proses usulan penghapusan aset.
"444 unit kendaraan tersebut kita usulkan untuk dilakukan penghapusan aset karena kondisinya yang sudah tidak layak. Misalnya sepeda motor di kelurahan, itu banyak yang tidak dipakai lagi karena kondisinya yang sudah tidak layak," pungkasnya. (map/ram)
Editor : Juli Rambe