MEDAN, SUMUT POS- Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, angkat suara perihal lambatnya proses pembebasan lahan Kolam Retensi Letda Sujono. Pasalnya, pembebasan lahan tersebut mendapatkan sorotan tegas dari Pimpinan DPRD Kota Medan, Zulkarnaen S.K.M.
Rico Waas mengaku, dirinya telah berkoordinasi langsung dengan Zulkarnaen terkait masalah tersebut. Ia pun dengan tegas akan meminta Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan, John Ester Lase untuk menyelesaikan pembebasan lahan tersebut.
"Baru saja saya koordinasikan dengan Pimpinan DPRD Medan (Zulkarnaen), saya sudah minta Dinas PKPCKTR untuk segera menyelesaikan proses pembebasan lahan tersebut," ucap Rico Waas saat dikonfirmasi Sumut Pos, Senin (2/11/2026).
Baca Juga: Ade Jona Prasetyo Pesan Agar Orang Tua Aktif Awasi Anak Terkait Judol dan Narkoba
Ditanya terkait kendala apa yang dihadapi sehingga proses pembebasan lahan berjalan lambat? Rico Waas mengaku akan meminta penjelasan dari Dinas PKPCKTR Kota Medan.
Untuk itu, Rico Waas menegaskan bahwa dirinya akan segera memanggil Kadis PKPCKTR Kota Medan, John Ester Lase dan meminta John Ester Lase untuk mempercepat proses pembebasan lahan tersebut.
"Makanya saya nanti akan panggil Kadis Perkim (PKPCKTR), supaya ini bisa ditindaklanjuti sesegera mungkin. Saya akan koordinasikan, harus secepatnya. Tahun ini juga harus selesai pembebasan lahannya. Tahun ini juga harus beres, segera, biar nanti kolam retensinya bisa langsung dikerjakan," ujarnya.
Rico Waas mengaku tidak akan 'tutup mata' dengan lambatnya kinerja Kadis PKPCKTR Kota Medan, John Ester Lase dalam mengeksekusi pembebasan lahan tersebut. Kondisi ini pun memungkinkan Rico Waas untuk melakukan evaluasi terhadap John Ester Lase.
"Mungkin saja (menjadi bahan evaluasi), karena ini harus segera beres. Banjir Letda Sujono ini merupakan bagian dari program yang harus kita tindaklanjuti. Bagaimana pun kondisi (banjir) Letda Sujono ini tidak boleh berlarut-larut, sehingga ini menjadi atensi saya," pungkasnya. (map/ram)
Editor : Juli Rambe