SUMUT POS- Kita pasti sudah sering mendengar perkataan seseorang 'Gak terasa ya, sudah ganti hari saja'.
Perkataan ini menyatakan bahwa waktu sudah berjalan cepat tanpa disadari. Bahkan, saat persiapan yang belum matangpun, harus dihadapi.
Ternyata, itu bukan hanya perasaan manusia, tetapi itu adalah Ketetapan Allah SWT yang telah dituangkan dalam Alquran.
Baca Juga: Dana Pelatnas Asian Games 2026 Jadi Rp222 Miiar, Target Emas 4
Allah berfirman:
“yaitu pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya." (QS an-Nazi'at: 35).
“Pada hari ketika mereka melihat hari Kiamat itu (karena suasananya hebat), mereka merasa seakan-akan hanya (sebentar saja) tinggal (di dunia) pada waktu sore atau pagi hari.” (QS An-Nazi'at: 46)
Di antara tanda-tanda dekatnya Hari Kiamat adalah cepatnya perjalanan waktu. Dapat disaksikan bersama hal itu dengan jelas pada masa sekarang. Bahkan kelak waktu akan terasa semakin singkat sebagaimana disabdakan Rasulullah SAW:
"Tidak akan terjadi kiamat hingga waktu terasa semakin singkat; satu tahun terasa seperti satu bulan, satu bulan seperti satu pekan, satu pekan seperti satu hari, satu hari seperti satu jam, dan satu jam seperti nyala api yang cepat padam." (HR Tirmidzi)
Dalam hadis lain Rasulullah SAW bersabda:
"Waktu akan terasa semakin singkat, ilmu akan dicabut, fitnah akan bermunculan, sifat kikir akan menyebar, dan pembunuhan akan semakin banyak."
Orang yang berakal mengetahui bahwa perjalanan selalu diiringi kesulitan dan berbagai risiko. Karena itu tidak mungkin seseorang mengharapkan kesenangan, kenikmatan, dan kenyamanan sempurna selama perjalanan. Semua itu baru akan diperoleh setelah perjalanan berakhir."
Cepatnya perjalanan waktu merupakan pelajaran yang sangat besar dan peringatan yang sangat jelas bagi orang-orang yang lalai.
Betapa banyak tahun yang telah berlalu secepat kedipan mata, seolah hanya mimpi yang singkat.
Ada sebuah ungkapan hikmah yang mengatakan:
"Dunia ini hanya terdiri dari tiga hari. Adapun kemarin, ia telah berlalu bersama segala yang ada di dalamnya. Adapun esok hari, belum tentu engkau akan menjumpainya. Sedangkan hari ini adalah milikmu, maka beramallah di dalamnya." (bbs/ram)
Editor : Juli Rambe