SUMUTPOS.CO-.Tony Blair lahir di Edinburg, Skotlandia pada 6 Mei 1953 dengan nama asli Anthony Charles Lynton Blair.
Setelah menempuh pendidikan di Universitas Oxford, Ia menjadi pengacara mengijuti jejak sang ayah, Leo Blair. Pada tahun 1983, Tony Blair terpilih sebagai anggota parlemen Partai Buruh untuk Sedgefield.
Dilansir laman Britannica, Blair tercatat sebagai perdana menteri terlama kedua setelah Margaret Thatcher, lantaran dirinya berhasil menjabat selama 10 tahun.
Baca Juga: Calon Tunggal, AHY Kembali Jabat Ketum Demokrat
Tony Blair memiliki seorang istri bernama Cherie Booth alias Cherie Blair.
Lebih lanjut, Tony Blair pernah mengenyam pendidikan di Fetes College, Edinburgh dan St. John's College di University of Oxford.
Tony Blair merampungkan pendidikannya di Oxford pada tahun 1975.
Adapun awal mula Blair tergabung ke dalam dunia politik ialah ketika terpilih House of Commons ke kursi parlemen Buruh pada tahun 1983.
Kemudian, tahun 1992, dirinya ditunjuk sebagai sekretaris oleh John Smith, yang saat itu menjabat sebagai pemimpin partai buruh.
Saat Smith mendadak meninggal pada Mei 1994, Blair mengambil kesempatan untuk maju menjadi pemimpin partai dengan memperoleh 57 persen dukungan.
Pada usia 43 tahun, ia adalah perdana menteri termuda sejak Lord Liverpool pada tahun 1812. Ia berusaha untuk mempromosikan citra Inggris yang muda dan modern yang dilambangkan oleh BritPop, BritArt, dan Millennium Dome.
Beberapa kebijakan dikenal radikal, khususnya terkait reformasi konstitusi yang memberikan ukuran pemerintahan sendiri ke Wales dan Skotlandia. Namun janji untuk mereformasi layanan publik ternyata kurang mudah dilaksanakan, Blair terpilih kembali pada tahun 2001.
Kemudian Blair terpilih kembali pada tahun 2005, dalam masa jabatan ketiga berturut-turut yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi perdana menteri Partai Buruh. Pada tahun yang sama ia memimpin KTT G8 di Gleneagles dan berfokus pada dua isu - perubahan iklim dan Afrika - yang telah menjadi prioritas baginya. (bbs/ram)
Editor : Juli Rambe