SUMUTPOS.CO- Bisnis pengelola Sewa iPhone terus menarik peminat, terutama menjelang lebaran seperti saat ini. Bukan hanya toko online yang dibanjiri orderan, toko offline juga banyak dikunjungi.
Salah satu toko online yang banyak dikunjungi yaitu, @sewaiphone_jogya.
Bukan hanya itu, tren penyewaan Iphone ini juga sedang menjadi pembicaraan di media sosial.
Pemilik Faiz Store Solo, Rizal Rahmadhani mengatakan menjelang lebaran ini, penyewaan iphone meningkat. Bahkan saat ini sudah ada yang DP, dengan berbagai seri.
Menurutnya kalau selama puasa biasa buat buka bersama, kalau acara-acara di luar turun. Kalau buat lebaran sudah ada beberapa yang pesan dan bayar dana pertama (DP).
"Untuk pas lebaran beberapa orang sudah DP, sudah booking iPhone. Sekitar 5 orang sudah DP dulu, mungkin bisa naik lagi nanti," kata dia.
Mereka yang sudah booking itu dari area Solo, sewa itu sampai tiga hari mulai H-1 lebaran sama pas lebaran pertama dan kedua.
"Biasanya buat gengsi saja biar kelihatan keren. Yang DP itu sewa tiga hari," imbuh Rizal.
Rizal mengatakan kebanyakan alasan mereka sewa iPhone itu buat pamer ke orang lain. Biar kelewatan lebih wah dan keren.
Selain saat lebaran, momen banyak yang menyewa Iphone adalah buat acara-acara liburan atau naik gunung.
"Tidak hanya itu tapi juga buat acara-acara seperti even, konser musik atau lomba-lomba gitu biasanya pinjam," ujarnya.
Rizal menyebut pas ramai-ramai banyak yang sewa itu saat ada acara konser di Solo atau daerah lain. Itu sekitar 8-9 orang yang sewa iPhone, biasanya yang seri besar buat kebutuhan kamera.
"Kalau hari biasa, satu hari pasti ada yang sewa. Ramainya itu pas ada acara konser musik seperti kemarin ada konser grup Korea di Jakarta, itu yang sewa ramai banget. Itu sekitar 8-9 orang," jelas dia.
Untuk harga sewa sendiri, lanjut dia, dari iPhone XR itu Rp 100 ribu sampai iPhone 15 Pro Rp 265 ribu. Untuk sewa itu per 25 jam dan bisa beberapa hari.
Rata-rata iPhone yang disewa buat hari biasa itu seri XR sampai seri II. Kalau yang lebaran itu kemarin ada yang DP iPhone 11 Pro, 13 Pro, dan seri 13.
Penyewa itu rata anak-anak remaja usia 20-an ke atas. Ada juga yang sewa itu masih pelajar.
Untuk prosedur penyewaan, penyewa hanya perlu memberikan jaminan berupa kartu tanda pengenal (KTP) atau surat izin mengemudi (SIM), serta kartu keluarga (KK) atau kartu mahasiswa (KTM). Lalu membayar sesuai harga sewa iPhone.
Rizal menjelaskan buka bisnis persewaan iPhone ini sejak Juni 2024 lalu. Dari awal hingga saat ini terus mengalami kenaikan yang signifikan termasuk pendapatan.
"Pas awal itu mungkin masih sedikit peminatnya dilihat dari pemasukannya. Mungkin pas awal-awal hanya Rp 5-6 juta, tapi kalau sudah naik-naik itu bisa sampai Rp20 juta per bulan. Kalau dilihat yang sewa juga naik, awal itu kurang lebih 10 orang tapi kalau pas normal mungkin 30 orang per bulan," paparnya.
"Diblandangke itu bisa satu hari, bisa juga beberapa hari. Ada juga yang sudah digadai, itu langsung ketemu sama orangnya mau diselesaikan kekeluargaan atau masuk kepolisian. Pernah sampai ke polisi, itu kejadiannya tiga bulan lalu," pungkasnya.
Untuk diketahui, bisnis sewa Iphone ini sedang marah di daerah Pulau Jawa, selain Solo, Jogyakarta juga memiliki beberapa penyewaan iphone. (bbs/ram)
Editor : Juli Rambe