Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Unimed Wisuda 2.199 Lulusan, Baharuddin: Lulusan Unimed Sangat Dinanti Masyarakat dan Dunia Kerja

Redaksi • Selasa, 19 Agustus 2025 | 19:45 WIB
WISUDA: Rektor Unimed Prof Baharuddin saat mewisuda lulusan periode Agustus 2025 di Gedung Auditorium Unimed, Selasa (19/8). (Dokumen Humas Unimed)
WISUDA: Rektor Unimed Prof Baharuddin saat mewisuda lulusan periode Agustus 2025 di Gedung Auditorium Unimed, Selasa (19/8). (Dokumen Humas Unimed)

MEDAN, SUMUTPOS.JAWAPOS.COM -Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed), Prof Baharuddin berharap, para lulusan Unimed dapat langsung mengabdikan ilmunya untuk peningkatkan kemaslahatan hidup masyarakat, bangsa dan negara.

Karena esensi dari orang yang berilmu itu, kehadirannya ditunggu oleh masyarakat untuk memberikan dampak perubahan yang lebih baik. Karena itu, Baharuddin pun yakin, para lulusan Unimed nantinya pasti mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja, serta mampu menjadi ilmuwan yang kreatif dan inovatif.

Hal ini disampaikan Baharuddin saat mewisuda 2.199 lulusan periode 19-22 Agustus 2025 di Gedung Auditorium Unimed, Selasa (19/8).

Baharuddin juga yakin, dengan potensi yang sudah dimiliki, para lulusan jangan takut bersaing, karena mereka telah dipersiapkan melalui kurikulum OBE berstandar internasional, yang terukur dan telah menghasilkan banyak kompetensi yang dibutuhkan oleh masyarakat dan dunia kerja.

"Saya yakin mereka akan cepat diterima, dan memperoleh pekerjaan sesuai keahliannya. Bahkan sebagian besar lulusan kita yang diwisuda ini sudah bekerja sebelum diwisuda.

Hasil Tracer Study Unimed, lulusan Unimed rata-rata sudah memperoleh pekerjaan tiga hingga lima bulan setelah wisuda. Artinya lulusan Unimed sangat dinanti oleh masyarakat dan dunia kerja," ungkap Baharuddin.

"Lulusan Unimed yang diwisuda ini, kami persembahkan kepada pemerintah, masyarakat, dan dunia kerja. Kami yakin para lulusan Unimed akan memberikan warna baru dan perubahan terbaik untuk membawa kemajuan dan kesuksesan di pemerintahan dan dunia kerja," imbuhnya.

Sementara itu, menyahuti tantangan global dunia kerja yang semakin tidak menentu, menurut Baharuddin, tantangan utama yang dihadapi lulusan sarjana di era digital meliputi persaingan yang ketat di dunia kerja, kebutuhan akan keterampilan digital yang terus berkembang, dan pentingnya adaptasi terhadap perubahan teknologi. Selain itu, menjaga keseimbangan antara kehidupan berbasis digital, serta mengatasi distraksi digital.

"Adapun beberapa tantangan, meliputi kesenjangan akses teknologi, ketergantungan pada teknologi, informasi berlebihan, serta tantangan kesehatan mental, dan interaksi sosial yang terbatas. Selain itu, tantangan menjaga keamanan data dan privasi, serta pentingnya menyesuaikan kompetensi dan kemampuan diri dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang akibat digitalisasi dan globalisasi," tuturnya.

Dalam menyahuti tantangan itu semua, lanjutnya, lulusan Unimed yang diwisuda ini sudah menjadi sarjana berkarakter unggul, yakni individu yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tapi sudah menjadi individu yang memiliki growth mindset, etika, integritas, serta kemampuan softskills dan hardskill yang memungkinkan mereka menjadi pemimpin perubahan di masyarakat dan dunia kerja.

"Sebagaimana dinyatakan oleh Nelson Mandela, "Education is the most powerful weapon which you can use to change the world"," sebut Baharuddin.

Baharuddin pun berpesan, agar para wisudawan bisa menjaga nama baik almamater, di manapun mereka nanti bekerja dan mengabdi.

"Teruslah jalin komunikasi dengan almamater, dan berikan kritik dan saran untuk kemajuan Unimed, agar menjadi kampus unggul dan terbaik di Indonesia dan dunia internasional. Dan setelah diwisuda ini, saatnya para lulusan untuk memberikan pengabdian dan berbaktinya kepada kedua orangtua, masyarakat, dan bangsa. Karena itu, yakinkan diri, anda pasti bisa meraih kesuksesan hidup dan bahagia bersama kedua orangtua dan keluarga," jelasnya.

Ketua Senat Unimed, Prof Syawal Gultom mengingatkan, seorang lulusan sarjana harus memiliki karakter dan integritas. Bagi dia, tidak masalah seorang sarjana mau bekerja apa saja. Namun, harus penuh integritas dan karakter yang jujur.

"Sehabis wisuda mau jadi PNS, karyawan, atau wiraswasta, tidak jadi masalah. Semua pekerjaan itu baik, yang penting harus dijalani dengan integritas dan sikap jujur. Kalau kedua sikap ini tidak ada, maka hilanglah kemanusiaan kita," pungkasnya.

Adapun wisudawan yang dilantik pada periode ini, yakni Program Pascasarjana 41 lulusan, Fakultas Ilmu Pendidikan 369 orang, Fakultas Bahasa dan Seni 235 wisudawan, Fakultas Ilmu Sosial 168 lulusan, Fakultas Matematika dan IPA 551 orang, Fakultas Teknik 329 wisudawan, Fakultas Ilmu Keolahragaan 210 lulusan, dan Fakultas Ekonomi 296 orang. (saz)

Editor : Redaksi
#mahasiswi #medan #mahasiswa #unimed #wisuda