Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Kode 1312 Kembali Viral, Tahu Artinya?

Juli Rambe • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 22:00 WIB
BAKAR: Massa tak dikenal membakar gedung DPRD Makassar saat rapat paripurna. (Dok: kompas)
BAKAR: Massa tak dikenal membakar gedung DPRD Makassar saat rapat paripurna. (Dok: kompas)

 

SUMUT POS- Media sosial lembali diramaikan dengan kemunculan kode 1312 setelah tragedi unjuk rasa yang menimpa seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan. 

Mungkin, sebagian dari kita tidak mengetahui apa itu kode yang sedang viral ini.

Kode 1312 sebenarnya adalah bentuk sandi dari kata ACAB, singkatan bahasa Inggris 'All Cops Are Bastards', diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi 'Semua polisi adalah baj**gan'. Jika diurai, huruf-huruf ACAB diganti dengan nomor urutan abjad:

A= 1

C= 3

A= 1

B= 2

Dari situlah muncul kode 1312 yang memiliki arti sama dengan ACAB. Istilah ini kerap muncul dalam demonstrasi, grafiti, tato, hingga spanduk sebagai simbol ketidakpuasan terhadap aparat kepolisian.

Istilah ACAB sebenarnya sudah ada sejak lama, diperkirakan muncul di Inggris pada awal abad ke-20. Pada masa itu, istilah 'All Coppers Are Bastards' digunakan oleh para pekerja yang melakukan pemogokan sebagai bentuk perlawanan terhadap polisi yang dianggap represif.

Seiring waktu, slogan ini semakin populer, masuk ke dalam budaya pop seperti musik punk hingga film. 

Band punk asal Inggris, The 4-Skins, bahkan merilis lagu berjudul 'ACAB' pada 1982, yang membuat istilah ini makin dikenal luas di berbagai negara.

Di Indonesia, slogan ACAB mulai sering terlihat setelah Reformasi 1998, terutama dalam aksi-aksi demonstrasi. Istilah ini juga muncul kembali usai tragedi Kanjuruhan pada 2022, di mana ratusan orang meninggal dunia akibat gas air mata yang ditembakkan polisi di stadion.

Saat itu, coretan 1312 dan ACAB juga menjadi simbol perlawanan dari para suporter.

Kini, setelah kasus meninggalnya Affan Kurniawan pada demo 28 Agustus 2025, kode 1312 kembali digaungkan oleh masyarakat sebagai bentuk kekecewaan terhadap aparat.

Unggahan dengan kode tersebut ramai tersebar di Instagram hingga X, menandakan protes publik.

Kemarahan publik bukan hanya di media sosial, tetapi juga di kehidupan nyata.

Beberapa fasilitas publik di Jakarta rusak karena massa yang menghancurkan halte transjakarta.

Sedangkan di Makassar, gedung DPRD Makassar hangus karena dibakar. (bbs/ram)

 

 

 

 

Editor : Juli Rambe
#viral #Kode 1312 kembali viral #Arti 1312