KEDIRI, Sumutpos.jawapos.com-Gelombang demonstrasi yang awalnya berpusat di Jakarta kini menjalar ke berbagai daerah, termasuk Kota dan Kabupaten Kediri. Dua gedung dewan di wilayah tersebut dibakar massa dalam aksi demonstrasi yang berlangsung mencekam pada Minggu sore hingga malam, 31 Agustus 2025.
Dilansir dari Jawa Pos Radar Kediri, ribuan demonstran mulai memadati kawasan depan Gedung DPRD Kota Kediri di Jalan Mayor Bismo Nomor 21, Kelurahan Semampir, Kecamatan Mojoroto, sejak sore hari.
Sekitar pukul 18.30 WIB, massa mulai bertindak anarkis dengan melempari gedung dari luar menggunakan bom molotov. Dalam hitungan menit, api menjalar cepat dan melalap habis bangunan hingga ke atap.
"Api langsung besar, beberapa kali juga terdengar suara ledakan dari dalam gedung. Bara api beterbangan ke mana-mana," ungkap seorang saksi mata di lokasi.
Mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 18.50 WIB. Namun, petugas kesulitan melakukan pemadaman karena lokasi masih dipenuhi demonstran.
Suhadak, takmir masjid yang berada tepat di sebelah gedung DPRD Kota Kediri, mengatakan massa merangsek dengan mudah karena tidak ada satu pun petugas keamanan yang berjaga.
"Baru saja mereka datang langsung masuk. Karena memang nggak ada yang jaga. Gedungnya juga kosong, semua sudah pulang," ujarnya.
Selain membakar gedung, sejumlah massa juga terlihat menjarah barang-barang dari dalam kantor dewan. Beberapa barang yang dijarah antara lain televisi, laptop, kulkas, hingga perabotan kantor. Sejumlah kursi bahkan dibakar di sepanjang Jalan Mayor Bismo.
Gedung DPRD Kabupaten Kediri Juga jadi Sasaran
Tak berhenti di situ, sekitar pukul 19.00 WIB, massa aksi bergerak ke Gedung DPRD Kabupaten Kediri yang masih berada dalam kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri.
Demonstran kembali melakukan penjarahan terhadap berbagai sarana dan prasarana di dalam gedung. Salah seorang demonstran bahkan terdengar berteriak, "Cair, cair, cair!" saat membawa keluar perabot dari dalam gedung.
Setelah melakukan penjarahan, massa membakar Gedung DPRD Kabupaten Kediri. Tak butuh waktu lama, api berkobar hebat dan asap hitam pekat membumbung tinggi dari lokasi kejadian.(jpg/han)
Editor : Johan Panjaitan