SUMUT POS- Ketua Harian PKB Ais Shafiyah Asfar mengatakan partainya akan menghormati proses hukum yang sedang menjerat Gubernur Riau Abdul Wahid.
Diketahui, Abdul Wahid dan 9 orang lainnya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK.
"Sebagai anggota DPP PKB tentu kami menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan," kata Ais kepada wartawan, Senin (3/11/2025).
"Prinsip kami jelas, bahwa pemberantasan korupsi harus ditegakkan tanpa pandang bulu dan dengan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah," sambungnya
Ais meyakini KPK akan bekerja secara profesional. Dia juga berharap peristiwa ini bisa menjadi refleksi penting bagi para pejabat publik.
"Saya percaya KPK bekerja secara profesional dan transparan, sekaligus berharap supaya semua pejabat publik dapat menjadikan peristiwa ini sebagai refleksi penting dalam memperkuat integritas dan akuntabilitas dalam menjalankan amanah rakyat," ujarnya.
Dia menegaskan partainya akan konsisten mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih. Selain itu, juga tata kelola yang berpihak pada kepentingan rakyat.
Abdul Wahid sendiri diketahui menjadi Kader PKB. Baik saat menjadi anggota DPR RI hingga menjadi Gubernur Riau.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Riau. Dalam OTT ini, KPK mengamankan 10 orang termasuk Gubernur Riau Abdul Wahid.
"Benar ada kegiatan tangkap tangan di Riau, saat ini ada 10 orang yang diamankan dalam OTT," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di KPK, Jakarta Selatan, Senin (3/10). (bbs/ram)
Editor : Juli Rambe