Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Hampir 120 Juta Warga Bepergian saat Libur Nataru, Mobil Pribadi Tetap Mendominasi

Johan Panjaitan • Minggu, 7 Desember 2025 | 14:39 WIB
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. (merahputih)
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. (merahputih)

JAARTA, Sumutpos.jawapos.com-Mobilitas masyarakat diprediksi melonjak tajam pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Kementerian Perhubungan mencatat, sekitar 119,5 juta orang akan melakukan perjalanan, baik antarprovinsi maupun dalam provinsi.

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Rabu, 24 Desember 2025 dengan pergerakan hingga 17,18 juta orang, sedangkan arus balik diproyeksikan mencapai titik tertinggi pada 2 Januari 2026.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan, angka tersebut merupakan hasil Survei Potensi Pergerakan Orang yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi bekerja sama dengan BPS, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta sejumlah akademisi. Survei menunjukkan kenaikan 2,71 persen mobilitas masyarakat dibandingkan tahun sebelumnya, naik dari 39,30 persen menjadi 42,01 persen.

Mobil Pribadi Kuasai Pergerakan

Moda transportasi yang paling banyak digunakan masih didominasi oleh mobil pribadi, dengan proyeksi 51,12 juta pengguna atau 42,78 persen.


Menurut Dudy, tingginya penggunaan kendaraan pribadi menuntut manajemen lalu lintas yang lebih intensif, terutama di ruas tol, jalur arteri, dan akses menuju simpul transportasi.

“Kami mengimbau semua pihak mewaspadai kepadatan di tempat wisata, jalur arteri dengan pasar tumpah, hingga perlintasan sebidang kereta api,” ujarnya.

Dudy menekankan perlunya sinergi antar-kementerian dan lembaga untuk memastikan kebijakan angkutan Nataru berjalan seragam dan efektif. Kolaborasi ini diperlukan karena kompleksitas pergerakan masyarakat dan besarnya volume penumpang.

Posko Terpadu Mulai 18 Desember

Untuk memantau arus perjalanan, Posko Terpadu Nataru akan beroperasi sejak 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.
Kemenhub mengantisipasi dua isu utama: lonjakan penumpang dan risiko cuaca ekstrem. Dudy memastikan pihaknya akan berkoordinasi dengan BMKG dan menambah personel di area-area strategis.

“Kami ingin memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan masyarakat selama Nataru,” tegasnya.(jpg/han)

Pilihan Moda Transportasi pada Nataru 2025/2026


1. Mobil pribadi : 51,12 juta orang (42,78 persen). 

2. Sepeda motor: 22,00 juta orang (18,41 persen) 

3. Bus: 9,76 juta orang (8,17 persen)

4. Mobil sewa: 8,87 juta orang (7,43 persen)

5. Mobil travel: 7,64 juta orang (6,39 persen)

6. Pesawat: 4,27 juta orang (3,57 persen

7. Kereta api jarak jauh: 3,94 juta orang (3,29 persen)

8. Kapal penyeberangan:  3,75 juta orang (3,14 persen)

9. Kapal laut: 2,62 juta orang (2,20 persen)

10. Commuter line: 2,30 juta orang (1,93 persen)

Sumber : Kemenhub

Editor : Johan Panjaitan
#kemenhub #arus mudik #melonjak #libur natal dan tahun baru