Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Sentuh Empati Lewat Karya, MSD dan YKI Gelar Pameran Seni di Hari Kanker Sedunia 2026

Johan Panjaitan • Jumat, 6 Februari 2026 | 10:35 WIB
(ki-ka) Oncology Business Unit Director, Derisha Amalia Putri; Ketua Umum YKI, Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD-KHOM, FINASIM, FACP; Direktur Promosi Kesehatan dan kemenkes Dudit Triyanto.
(ki-ka) Oncology Business Unit Director, Derisha Amalia Putri; Ketua Umum YKI, Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD-KHOM, FINASIM, FACP; Direktur Promosi Kesehatan dan kemenkes Dudit Triyanto.

JAKARTA, Sumutpos.jawapos.com-Peringatan Hari Kanker Sedunia 2026 diwarnai pendekatan berbeda yang sarat makna. MSD Indonesia bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI) menghadirkan pameran seni bertajuk “Understanding Cancer Through Art” yang digelar pada 4–8 Februari 2026 di MGP Space, SCBD Park, Jakarta. Melalui seni, kegiatan ini mengajak publik membangun empati serta memahami perjuangan para pasien dan penyintas kanker dari sisi yang lebih manusiawi.

Pameran tersebut resmi dibuka Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kementerian Kesehatan RI, dr. Niken Wastu Palupi, MKM, mewakili Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Turut hadir Ketua Umum YKI Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD-KHOM, FINASIM, FACP; Managing Director MSD Indonesia George Stylianou; serta figur publik Alika Islamadina yang juga berperan sebagai caregiver.

Dalam sambutannya, dr. Niken menegaskan bahwa kanker masih menjadi salah satu prioritas kesehatan nasional yang membutuhkan penanganan menyeluruh dan berkelanjutan. Pemerintah terus mendorong penguatan skrining dan deteksi dini melalui implementasi National Cancer Control Plan 2024–2034.

“Kanker merupakan salah satu prioritas kesehatan nasional. Terima kasih kepada MSD Indonesia atas komitmennya dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat melalui kemitraan bersama Kementerian Kesehatan, termasuk kegiatan inovatif seperti pameran ini,” ujarnya.

Data GLOBOCAN 2022 mencatat lebih dari 408.000 kasus baru kanker dan hampir 243.000 kematian dalam satu tahun di Indonesia. Padahal, sekitar 50 persen kasus kanker sebenarnya dapat dicegah. Tanpa penguatan upaya pencegahan dan deteksi dini, jumlah kasus diperkirakan meningkat lebih dari 70 persen pada 2050.

Ketua Umum YKI, Prof. Aru Wisaksono Sudoyo, menekankan bahwa kanker bukan semata persoalan medis, melainkan juga persoalan kemanusiaan yang menyentuh banyak aspek kehidupan.

“Di balik diagnosis, banyak pasien dan penyintas menjalani hari-hari yang berat—bergulat dengan rasa takut, stigma, dan kesepian. Penyembuhan tidak hanya terjadi di ruang perawatan, tetapi juga di ruang-ruang harapan. Melalui seni, para pejuang kanker menemukan kembali suara, martabat, dan makna hidupnya,” ungkapnya.

Sejalan dengan itu, Managing Director MSD Indonesia George Stylianou menegaskan komitmen jangka panjang perusahaannya dalam meningkatkan pemahaman publik tentang kanker dan pentingnya dukungan sosial.

“Di MSD, kami percaya para penyandang kanker layak mendapatkan lebih banyak pilihan penanganan, kualitas hidup yang lebih baik, dan lebih banyak waktu. Kanker bukan satu-satunya cerita dalam hidup pasien, melainkan hanya satu bab dari perjalanan mereka. Melalui #NgobrolinKanker, kami ingin membuka ruang percakapan yang aman dan penuh empati,” katanya.

Pengalaman emosional juga dirasakan oleh Alika Islamadina setelah mengunjungi pameran tersebut. Ia mengaku teringat masa ketika mendampingi neneknya yang berjuang melawan kanker.

“Setiap karya terasa sangat personal. Dukungan keluarga menjadi hal yang sangat berarti. Saya berharap pameran ini bisa menggerakkan lebih banyak orang untuk hadir dan memberi dukungan bagi mereka yang sedang berjuang,” tuturnya.

Melalui perpaduan seni dan pesan kemanusiaan, pameran ini tidak hanya menjadi ruang ekspresi bagi para pejuang kanker, tetapi juga menjadi pengingat bahwa empati, dukungan, dan kesadaran bersama adalah bagian penting dalam perjalanan melawan penyakit tersebut.(ari/han)

Editor : Johan Panjaitan
#pameran #MSD Indonesia #menteri keseharan #hari kanker sedunia 2026