Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Guru SD Jadi Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Timur

Juli Rambe • Selasa, 28 April 2026 | 20:23 WIB
Kecelakaan KRL di Bekasi Timur yang menewaskan puluhan penumpang. (Dok: Jawa Pos)
Kecelakaan KRL di Bekasi Timur yang menewaskan puluhan penumpang. (Dok: Jawa Pos)

 

SUMUT POS-  Salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan KRL yang terjadi di Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026), adalah Ibu Nurlela, seorang tenaga pendidik dari SDN Pulogebang 11, Jakarta Timur.

Sebagai wujud kepedulian, Pemprov DKI Jakarta memastikan akan memberikan pendampingan penuh kepada keluarga korban. Dukungan ini mencakup pengurusan administrasi, proses pemakaman, hingga pemulihan psikososial.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nahdiana menegaskan, pihaknya memberikan perhatian khusus atas musibah yang menimpa salah satu guru terbaik di lingkungan sekolah dasar tersebut.

Baca Juga: Terkait Dugaan Korupsi KIP Kuliah, Kejati Panggil Kepala LLDikti Sumut

"Kami sangat berduka cita atas kepergian Ibu Nurlela, salah seorang guru kami yang berdedikasi. Atas nama seluruh keluarga besar Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga almarhumah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga diberikan kesabaran serta kekuatan," ujarnya, Selasa (28/4).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak tinggal diam. Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Chico Hakim mengungkapkan, Gubernur Pramono Anung telah memberikan instruksi langsung untuk memastikan keluarga korban mendapatkan dukungan maksimal.

"Bapak Gubernur Pramono Anung menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Ibu Nurlela. Beliau adalah pendidik yang berdedikasi tinggi dan telah mencerdaskan generasi penerus bangsa," ucapnya.

Chico juga memastikan penanganan dan tindak lanjut insiden ini akan dilakukan dengan secepatnya.

"Atas instruksi Bapak Gubernur, Pemprov DKI Jakarta akan mendampingi keluarga korban sepenuh hati, baik dalam pengurusan pemakaman maupun pemulihan psikologis. Kami juga terus berkoordinasi intensif dengan semua pihak terkait agar penanganan dan tindak lanjut peristiwa ini dilakukan dengan cepat, tepat, dan transparan," katanya.

Hingga saat ini, Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan seluruh hak dan kebutuhan keluarga korban terpenuhi dengan baik. Pihak Pemprov juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan berbagai instansi yang telah membantu proses penanganan pasca-kecelakaan.

Diketahui, hingga siang ini sebanyak 15 orang dinyatakan meninggal dunia dalam insiden ini. Sementara puluhan korban luka masih menjalani pengobatan secara intensif di sejumlah rumah sakit di Bekasi. (jpc/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#tabrakan KRL #korban tewas di kecelakaan KRL