Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Erupsi Gunung Dukono Telan Korban, Dua Pendaki Singapura dan Satu WNI Dilaporkan Tewas

Johan Panjaitan • Jumat, 8 Mei 2026 | 14:10 WIB
ILUSTRASI: Erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara menewaskan dua pendaki asal Singapura dan satu WNI. Tim SAR masih lakukan evakuasi korban.(FREEPIK)
ILUSTRASI: Erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara menewaskan dua pendaki asal Singapura dan satu WNI. Tim SAR masih lakukan evakuasi korban.(FREEPIK)

 

HALMAHERA UTARA, Sumutpos.jawapos.com-Aktivitas erupsi Gunung Dukono berubah menjadi tragedi bagi para pendaki yang berada di kawasan gunung tersebut. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia setelah terjebak saat erupsi terjadi, Kamis (8/5/2026).

Korban terdiri dari dua warga negara Singapura dan satu warga negara Indonesia asal Jayapura. Ketiganya diduga tidak sempat menyelamatkan diri ketika aktivitas vulkanik meningkat secara tiba-tiba.

Kapolres Halmahera Utara, Erlichson Pasaribu, membenarkan kabar duka tersebut. Ia mengatakan para korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area pendakian Gunung Dukono.

“Iya, tiga meninggal dunia, yaitu dua warga Singapura dan satu warga lokal kelahiran Jayapura,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Kejari Sergai Beberkan Capaian Penanganan Korupsi 2025–2026, Sejumlah Perkara Sudah Inkrah

Hingga kini, proses evakuasi jenazah masih menghadapi kendala berat. Aktivitas erupsi susulan membuat tim gabungan belum dapat menjangkau lokasi korban secara aman. Material vulkanik dan kondisi medan yang berbahaya memaksa tim SAR bekerja ekstra hati-hati.

Di tengah situasi yang belum stabil, operasi penyelamatan tetap dilanjutkan. Tim SAR gabungan terus berupaya membuka akses menuju titik lokasi korban dengan mempertimbangkan perkembangan aktivitas gunung dan cuaca di lapangan.

Sebelumnya, Kantor SAR Ternate menerima sinyal darurat dari koordinat di sekitar kawasan Gunung Dukono. Informasi tersebut kemudian dikonfirmasi pemerintah desa setempat yang melaporkan adanya puluhan pendaki tersesat saat erupsi berlangsung.

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, menyebut beberapa pendaki telah berhasil dievakuasi dalam kondisi luka-luka akibat terdampak material erupsi.

“Terdapat sejumlah pendaki yang mengalami luka-luka akibat terdampak aktivitas erupsi Gunung Dukono,” katanya.

Baca Juga: Kementerian PPA Targetkan Langkat Percontohan Ekonomi Kreatif Perempuan

Tim SAR bergerak dari Pos SAR Tobelo menuju lokasi kejadian bersama unsur kepolisian, BPBD, dan potensi SAR lainnya. Operasi evakuasi dilakukan sejak pagi dengan fokus pencarian terhadap para pendaki yang sempat dinyatakan hilang dan tersesat.

Berdasarkan laporan awal, sekitar 20 pendaki berada di kawasan gunung saat erupsi terjadi. Mereka terdiri atas warga negara Indonesia dan sejumlah warga negara asing, termasuk dari Singapura.(jpc/han)

Editor : Johan Panjaitan
#erupsi #pendaki #sar #singapura #wni