SUMUT POS- Muhammad Firdaus Ahlan, Jamaah Haji Indonesia asal kloter JKG 27 sudah lima hari menghilang saat berada di Makkah. Jamaah ini berangkat ke tanah suci bersama sang isteri, Nafsiah Nawan.
Sang isteripun menceritakan awal mulanya, sang suami meninggalkan hotel pada Jumat, 15 Mei 2026 pukul 09.04 waktu Arab Saudi.
Semua berawal saat jamaah asal Pondok Labu, Jakarta Selatan tersebut hendak melaksanakan Salat Jumat. Meski sudah dilarang karena kondisinya meragukan, ia tetap bersikeras untuk berangkat shalat jumat di masjid sekitar hotel.
Baca Juga: Nasib Sedih 32 Calon Jamaah Haji Ilegal, Bayar Rp200 Juta Lebih, Tapi Gagal Berangkat
“Kata temannya Bapak nggak usah Salat Jumat, Bapak di rumah (kamar) aja,” ujar Nafsiah menirukan kawan sekamar Firdaus. Ternyata, Firdaus tetap pergi dan kamarnya pun sepi.
Sekitar pukul 16.00, ia Kembali ke kamar Firdaus dan mendapati sang suami belum juga kembali.
“Saya tanya temannya, Pak Firdaus belum pulang. Saya kaget, kan dari siang ya, belum pulang. Kenapa bapak nggak bilang ke saya,” lanjut Nafsiah penuh penyesalan.
Menurut Nafsiah, selama di Makkah Firdaus lebih banyak berada di kamar. Sehingga Ketika tiba-tiba sang suami pergi berjam-jam, ia tentu saja panik.
Akhirnya Nafsiah menelepon ketua rombongan dan ketua kloter. Ia juga menelepon putrinya di tanah air.
Hingga malam, Firdaus tak juga pulang. “Saya nggak bisa tidur bener-bener, gimana ini, dia lagi ngapain,” ucapnya lirih.
Meski demikian, ia tetap menyimpan harapan bahwa belahan jiwanya itu segera ditemukan ataupun kembali sendiri ke hotel.
“Dia tamunya Allah, dia di Baitullah. Mudah-mudahan Allah jaga suami saya. Saya harus berhusnuzan. Dia tamunya Allah pasti Allah nggak sia-siakan,” jelas Nafsiah dengan yakin.
Kini, Firdaus masih dalam pencarian. Segala upaya dikerahkan untuk mencari keberadaannya.
PPIH Arab Saudi telah menerjunkan tim untuk mencari keberadaan lansia berusia 73 tahun tersebut. Juga telah berkoordinasi dengan kepolisian Arab Saudi. (jpc/ram)
Editor : Juli Rambe