Sumutpos.jawapos.com-Operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa terus diperluas. Basarnas mengerahkan sedikitnya 15 armada laut dan udara untuk memburu 130 penumpang yang hingga Minggu (13/9) masih dinyatakan hilang.
Kekuatan tersebut terdiri atas 11 kapal, satu helikopter, dan tiga pesawat. Armada dikerahkan dari sejumlah wilayah, termasuk Banjarmasin, Surabaya, dan Makassar. Empat kapal perang Republik Indonesia (KRI) dari TNI AL juga dilaporkan telah bergerak mendekati lokasi kejadian.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan, seluruh kekuatan tersebut dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian dan pertolongan di lokasi kecelakaan.
“Kapal Badan SAR Nasional yang ada di Banjarmasin, kemudian yang ada di Surabaya, dan juga yang ada di Makassar dikerahkan menuju lokasi kejadian,” kata Syafii dalam konferensi pers di Banjarmasin, Minggu (13/9), sebagaimana dilansir Antara.
Operasi pencarian dari udara juga diperkuat sejumlah unsur. Pesawat dari Skadron 400 TNI AL Surabaya, helikopter Polri, pesawat CN-235 TNI AL, serta pesawat Karavan BNPB turut diperbantukan untuk menyisir perairan yang menjadi lokasi kecelakaan.
Baca Juga: Jalan Nasional di Langkat Dikeluhkan, RDP Desak Perbaikan Segera Dilanjutkan
Tak hanya armada yang secara khusus dikerahkan Basarnas, kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi juga ikut membantu operasi pencarian dan pertolongan. Seluruh unsur tersebut menjadi bagian dari potensi SAR yang digerakkan untuk mempercepat evakuasi korban.
Syafii menjelaskan, operasi juga melibatkan unsur darat yang dikoordinasikan bersama TNI, Polri, kementerian dan lembaga, serta berbagai potensi SAR lainnya.
Pengerahan besar-besaran tersebut dilakukan setelah Basarnas Command Center mendeklarasikan kondisi darurat kepada pengguna lalu lintas laut di kawasan Laut Jawa. Dengan deklarasi tersebut, kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi dapat turut memberikan bantuan pencarian.
Operasi pencarian dan pertolongan dilaksanakan dengan mengacu pada pedoman International Maritime Organization (IMO). Basarnas menjadi koordinator utama operasi dengan dukungan berbagai unsur terkait.
Baca Juga: Capaian Baru 30 Persen, Muslim Harahap Minta Warga Medan Utara Segera Daftar IKD
“Basarnas dibantu, khususnya dari TNI dan Polri, dan juga seluruh potensi, begitu juga dari kementerian/lembaga sesuai dengan fungsinya,” ujar Syafii.
Seluruh armada kini diarahkan untuk memperluas cakupan pencarian sekaligus mempercepat proses evakuasi korban. Kondisi laut dan luasnya area pencarian menjadi tantangan tersendiri bagi tim gabungan yang bekerja di lapangan.
113 Korban Berhasil Dievakuasi, 6 Meninggal
Di tengah operasi pencarian yang terus diperluas, tim SAR gabungan sejauh ini telah mengevakuasi 113 penumpang KM Virgo Transport 8.
Dari jumlah tersebut, 107 orang berhasil diselamatkan, sementara enam lainnya dinyatakan meninggal dunia.
Dengan demikian, masih terdapat 130 penumpang yang dalam proses pencarian.
Tim SAR gabungan terus menyisir perairan Laut Jawa untuk menemukan para korban yang masih hilang. Pencarian dilakukan dengan mengerahkan kekuatan laut dan udara secara terpadu, dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi.
Operasi kemanusiaan tersebut masih berlangsung. Setiap armada yang dikerahkan menjadi tumpuan untuk menemukan 130 korban yang hingga kini masih menunggu kepastian di tengah luasnya perairan Laut Jawa.(jpc/jan)
Editor : Johan Panjaitan