MEDAN, SUMUTPOS.CO - Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Sumatera Utara (Sumut) mengandalkan nomor seni (kata) untuk meraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumut, meskipun nomor tarung juga diharapkan bisa menyumbangkan emas.
Hal ini disampaikan Ketua PJSI Sumut M Arief Fadhillah, seperti dikutip dari podcast news plus COPI Sumut, Minggu (30/6). Dia juga menyatakan, PJSI Sumut menargetkan tiga medali emas pada pertandingan cabor judo yang berlangsung di Aceh, September mendatang.
"Mudah-mudahan tiga emas, tapi saya berharap lebih. Kami percaya diri tiga emas yang menjadi target dapat terpenuhi," ungkap Arief.
Dua dari tiga emas tersebut ditargetkan dari nomor kata. Andalannya Mutiara Ocean Oka Sinaga dan Redinda Syahira di kelas ju no kata, serta Fadli Ardiansyah Manik dan Krisjon Parnongotan Simorangkir di kelas nage no kata. "Satu lagi kami "curi" dari nomor tarung," tutur Arief lagi.
Terdapat 19 medali emas yang akan diperebutkan pada PON 2024, dengan delapan nomor tarung putra, delapan putri, dua nomor kata putra dan putri, serta satu nomor beregu campuran.
Untuk meningkatkan peluang menang, PJSI Sumut mengirimkan atletnya untuk try out dengan proyeksi ke Vietnam mulai 28 Juni 2024 hingga menjelang PON. Vietnam dipilih karena negara tersebut dominan dalam beberapa kejuaraan judo di ASEAN, seperti SEA Games.
"Rencananya sampai 3 September di sana. Kami pilih sentralisasi mandiri. Dananya kami kelola untuk memberangkatkan atlet ke Vietnam," beber Arief.
Arief juga mengakui, saingan terberat mereka adalah DKI Jakarta, yang memiliki banyak atlet berkualitas dan program pembinaan yang baik. Meski demikian, dia tetap optimis dengan kemampuan atlet-atlet Sumut yang telah terlatih di Pelatnas.
PJSI Sumut telah menyiapkan 19 atlet untuk PON 2024. Mereka adalah Mutiara Ocean Oka Sinaga, Redinda Syahira (ju no kata), Fadli Ardiansyah Manik, Krisjon Parnongotan Simorangkir (nage no kata), Damara Raditya Ramadhan (-55 kilogram putra), Nocholas Abed Nego Marbun (-66 kilogram putra), dan Winner Felix Panggabean (-66 kilogram putra).
Kemudian Daffa Maulana Putra (-73 kilogram putra), Diki Hartato (-81 kilogram putra), Willy Pratama (-90 kilogram putra), M Okky Wicaksono (-100 kilogram putra), Dwi Pramitha Suhendra (-45 kilogram putri), Rizanul Fikri (+100 kilogram putra), Febby Landa Marlina (-48 kilogram putri), Adelia Sari Lubis (-52 kilogram putri), Jihan Syakira Lubis (-57 kilogram putri), Ezlina Sinuhaji (-63 kilogram putri), Nanda Olivia Banurea (-70 kilogram putri), dan Helena Susyen (-78 kilogram putri).
Para atlet ini dilatih oleh empat pelatih, yakni Riki Ramadhani, Eka Setia Wirawan, Josef Yus, dan Bambang Prakarsa. (dek)
Editor : Redaksi