SUMUTPOS.CO- Hingga saat ini, belum ada bicoran, formasi yang akan digunakan oleh Patrick Kluivert saat melawan Australia dalam lanjutan kualifikasi putaran ketiga Piala Dunia 2026 Grup C pada Kamis (20/3/2025).
Bila dilihat dari kemungkinannya, pelatih asal Belanda ini akan menggunajan formasi 4-3-3 karena beberapa alasan.
1. Kluivert Suka Formasi 4-3-3
Kluivert menyukai formasi 4-3-3, sebelumnya menjadi senjata andalan tim Garuda di bawah asuhan Shin Tae-yong. Dengan waktu yang mepet, ada kemungkinan besar formasi ini yang akan dipakai.
"Saya suka 4-3-3, tapi tergantung tentang pemain nyaman di mana. Saya bisa implementasikan gaya apapun. Dalam sepak bola anda harus dinamis dan mengombinasikan banyak hal. Ketika bermain sepak bola, sistem bisa berubah. Pemain juga harus tahu kapan harus beradaptasi," kata Kluivert pada perkenalan resminya Januari lalu.
2. Formasi 3-4-1-2
Dengan Alex Pastoor sebagai asistennya, yang memiliki pengalaman membawa tiga tim promosi ke Eredivisie atau kasta tertinggi Liga Belanda, Kluivert bisa menggunakan formasi tiga bek tengah dalam 3-4-1-2. Formasi ini diterapkan Pastoor sebelum rehat dari dunia kepelatihan, dalam laga-laga terakhirnya bersama Almere City.
Dalam formasi ini, Maarten Paes diyakini tetap akan berada di bawah mistar, berbekal empat penampilannya bersama FC Dallas musim ini dan pengalamannya dengan tim Garuda dengan enam caps.
Tiga posisi bek tengah tampaknya akan menjadi milik Jay Idzes, Mees Hilgers, dan Rizky Ridho yang di laga terakhirnya bersama Persija Jakarta mencetak gol indah.
Sandy Walsh yang mulai menemukan ritme permainannya kembali selepas pindah ke Yokohama F Marinos, dapat menjadi opsi untuk Kluivert di tiga bek tengah. Dia dapat melapisi ketiga pemain tersebut apabila mereka ada yang kurang fit atau cedera sebelum laga.
Dua bek sayap yang berperan mobile dalam menyerang dan bertahan akan dipercayakan kepada Kevin Diks di kanan dan Calvin Verdonk di kiri. Dengan jam terbang tinggi di Liga Belanda, Verdonk mempunyai bekal utama menjadi starter dibandingkan Dean James yang baru dinaturalisasi.
Untuk pemain tengah, posisi ini akan diisi Thom Haye yang rutin bermain untuk Almere dan Joey Pelupessy, pemain 31 tahun yang sudah berpengalaman, yang kini sudah delapan kali tampil untuk Lommel SK di kasta kedua Belgia.
Marselino Ferdinan yang mencetak dua gol kemenangan melawan Arab Saudi diprediksi akan ditaruh Kluivert di depan Thom dan Joey. Marselino akan berperan free role lebih menyerang dalam formasi ini, untuk mendukung dua striker utama yang sepertinya akan ditugaskan kepada dua pemain baru, Ole Romeny dan Septian Bagaskara.
Ole yang merupakan striker serba bisa di lini depan, akan menjadi tandem yang pas untuk Septian yang menjadi striker timnas tersubur musim ini dengan catatan tujuh gol di Dewa United.
Berikut prediksi susunan pemain Indonesia vs Australia:
Indonesia (3-4-1-2): Maarten Paes (GK), Mees Hilgers, Jay Idzes (C), Rizky Ridho, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Thom Haye, Joey Pelupessy, Marselino Ferdinan, Ole Romeny, Septian Bagaskara. (jpc/ram)
Editor : Juli Rambe