SUMUTPOS.CO- Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menegaskan bahwa tidak ada naturalisasi pemain hingga Juni 2025.
Kabar itu disampaikan oleh anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga. Dia mengatakan bahwa Timnas Indonesia tidak akan memiliki pemain keturunan baru untuk melawan China dan Jepang pada Juni 2025.
"Sekarang ini saat momen jeda internasional bulan Juni, Timnas Indonesia tidak akan memiliki pemain keturunan terbaru," ujar Arya Sinulingga, dilansir dari kanal YouTube yang bertajuk Bebas Podcast, Selasa (6/5/2025).
"Jadi kita telah putuskan untuk tidak menambah pemain naturalisasi untuk bulan Juni ini," lanjutnya.
"Jadi tidak akan ada pemain baru dalam proses menuju bulan Juni, pemain kita kan udah jago-jago dan hebat-hebat itu," terangnya.
Dengan pengumuman ini, menyatakan bahwa harapan menjadikan Pascal Struijk menjadi pemain Timnas musnah sudah, terutama saat melawan China pada kualifikasi piala dunia 2026 zona asia.
Seperti diketahui, beberapa waktu yang lalu, pemain Leeds United ini ramai dirumorkan akan menjadi penggawa timnas.
Karena kedapatan berada di tribun sama dengan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. Hal itu terjadi kala klub Pascal Struijk, yakni Leeds United, tengah berlaga.
Saat itu, Pascal memang tak memperkuat timnya karena cedera. Tak sekadar berada di tribun yang sama, Pascal Struijk pun terlihat duduk di samping Patrick Kluivert dan berbincang.
Pascal Struijk dinilai bisa jadi amunisi tambahan untuk Timnas Indonesia dalam menghadapi 2 laga krusial di Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Timnas Indonesia akan hadapi China dan Jepang dalam 2 laga terakhir Grup C pada Juni 2025.
Potret yang tersebar di media sosial ini semakin membuat isu Pascal Struijk bakal segera dinaturalisasi menjadi WNI kencang berembus. Kehadirannya turut dinantikan karena bisa membuat skuad Garuda makin tangguh.
Tetapi, harapan melihat Pascal Struijk berseragam Timnas Indonesia saat melawan China pada Juni 2025 nanti tampaknya harus pupus. (bbs/ram)
Editor : Juli Rambe