Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

John Lubis Prihatin dengan Eksekusi Rumah Asmara Dhana

Redaksi Sumutpos • Sabtu, 17 Mei 2025 | 10:24 WIB
Mantan Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis didampingi Drs TP Sihombing, Mesnan MKes dan wartawan olahraga menjungi kediaman Asmara Dana. (Dok pribadi)
Mantan Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis didampingi Drs TP Sihombing, Mesnan MKes dan wartawan olahraga menjungi kediaman Asmara Dana. (Dok pribadi)

MEDAN, SUMUTPOS.CO - Mantan Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis prihatin dengan eksekusi rumah maestro gulat Asmara Dhana. Dia a berharap persoalan ini mendapat solusi terbaik.

“Sesama insan olahraga kita sangat prihatian atas eksekusi ini. Asmara Dhana yang akrab dipanggil Ayah, adalah orang tuanya masyarakat olahraga Sumut. Dia sudah banyak melahirkan pegulat berprestasi nasional bahkan internasional. Karenanya kita berharap persoalan yang dihadapinya ini mendapatkan jalan keluar terbaik,” ujar John Lubis saat melakukan kunjungan silaturahim ke rumah kontrakan Asmara Dhana di Jalan Perhubungan, Gang Pribadi, Desa Laut Dendang, Kabupaten Deliserdang, Jumat (16/5/2025) sore.

John didampingi Drs TP Sihombing dan Dr Mesnan M Kes serta para wartawan peliput Olahraga SIWO PWI Sumut juga berharap Pemprovsu terkhusus lagi Bupati Deliserdang dr H Asri Ludin Tambunan dapat mengambil kebijakan membantu persoalan yang dihadapi Asmara Dhana.

John dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan harapannya agar Asrama Dhana dan keluarga tetap tegar menghadapi cobaan ini. “Semua kita tetap sehat, Ayah,“ ujar John kepada Asmara Dhana sembari menyerahkan “ingot-ingot”.

Kehadiran John Lubis dan rombongan membuat Keluarga Asmara Dhana haru dan sukacita. Istri Asmara Dhana, Darwita yang juga mantan atlet balap sepeda dan tenis meja Sumut, bahkan tidak mampu menahan tangis.

Apalagi, Drs TP Sihombing (Mantan Wakil Bendahara KONI Sumut di kepengurusan John Ismadi Lubis), ternyata adalah abang kelasnya saat di SMOA era 1960-an lalu.

“Pak Hombing ini abang kelasku ini. Dari dulu baik kali ini orangnya,” ujar Darwita yang harus duduk di kursi roda karena sejak tiga bulan lalu kaki kanannya patah akibat terjatuh.

Asmara Dhana beserta keluarga, sejak Jumat (9/5/2025) lalu harus beranjak dari kediamannya di Jalan RS Haji Medan, sejalan dengan eksekusi pihak pengembang. Setelah eksekusi tersebut, mantan pelatih gulat nasional berusia 83 tahun, sempat mandah di kediaman koleganya di kawasan Kompleks TVRI. Dan sejak Kamis (15/5/2025) mengontrak rumah petak di kawasan Jalan Perhubungan Laut Dendang.

“Terimakasih kepada Pak John, Pak Hombing, Pak Mesnan serta para wartawan olahraga atas kunjungannya. Kehadidran kalian menjadi spirit tersendiri bagi kami. Doakan kami tetap tegar menghadapi persoalan ini,” ujar Asmara Dhana yang sudah banyak melahirkan pegulat hebat seperti Jujur Simatupang, Edy Lubis (Alm), Yusrianto, Josua Sinurat, Mangasi Simagungsong, Daslan Gultom, Basri Sihotang dan lainnya.(dek)

Editor : Redaksi
#maestro gulat Asmara Dhana