SUMUT POS- Badan Sepakbola dunia, FIFA merilis asal usul 7 pemain naruralisasi Malaysia yang terkena sanksi. Dalam rilisan tersebut, FIFA menegaskan tidak ada ikatan Malaysia dengan 7 pemain sepakbola tersebut sedikitpun.
Daftat nama tersebut dikeluarkan pada Senin (6/10/2025) yang ditanda tangani oleh Direktur Yudisial FIFA Luis Villas-Boas Pires.
Rilis tersebut mengungkap asal-usul pemain naturalisasi Harimau Malaya, yang diklaim punya garis keturunan asal Malaysia. Temuan FIFA ternyata berbeda
Jika Malaysia mengklaim ketujuh pemain itu punya nenek atau kakek yang lahir di Malaysia, FIFA mengungkap fakta berbeda.
Temuan itu yang membuat FIFA akhirnya menjatuhkan sanksi. Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM) didenda miliaran, sementara para pemainnya dilarang beraktivitas selama 12 bulan.
Berikut Data Asli 7 Pemain Naturalisasi yang Dibongkar FIFA:
1. Hector Alejandro Hevel Serrano
Malaysia mengklaim kakeknya, Hendrik Jan Hevel, lahir di Malaka, 3 Februari 1933
Temuan FIFA: Kakeknya, Hendrik Jan Hevel, lahir di Den Hag, Belanda.
2. Gabriel Felipe Arrocha
Malaysia mengklaim, neneknya María Belen Concepción Martin, lahir di Melaka, 17 Mei 1956
Temuan FIFA: Neneknya, María Belen Concepción Martin, lahir di Santa Cruz de la Palma, Spanyol.
3. Rodrigo Julian Holgado
Malaysia mengklaim, kakeknya, Omar Eli Holgado Gardon, lahir di George Town, 27 Juli 1932
Temuan FIFA: Kakeknya, Omar Eli Holgado Gardon, lahir di Caseros, Buenos Aires, Argentina.
4. Imanol Javier Machuca
Malaysia mengklaim, neneknya, Concepción Agueda Alaniz, lahir di Penang, 16 Agustus 1954
Temuan FIFA: Neneknya, Concepcion Agueda Alaniz, lahir di Roldán, Argentina.
5. Joao Vitor Brandao Figueiredo
Klaim Malaysia: Neneknya, Nair de Oliveira, lahir di Johor, Malaysia, 26 September 1931
Temuan FIFA: Neneknya, Nair de Oliveira, lahir di Abre Campo, Brasil.
6. Jon Irazabal Iraurgui
Malaysia mengklaim, kakeknya, Gregorio Irazabal, lahir di Kuching, Sarawak, 24 Februari 1928
Temuan FIFA: Kakeknya, Gregorio Irazabal, lahir di Villa de Guernica y Luno, Viscaya, Spanyol.
7. Facundo Tomas Garces
Malaysia mengklaim kakeknya, Carlos Rogelio Garces Fernandez, lahir di Penang, 29 Mei 1930
Temuan FIFA: Kakeknya, Carlos Rogelio Garces Fernandez, lahir di Villa María Selva, Santa Fé de la Cruz, Argentina
FAM kini menyatakan akan mengajukan banding atas sanksi ini. Dalam pernyataannya, Malaysia menilai FIFA tidak punya bukti otentik soal data ini, dan keberatan soal klaim dokumen palsu dan sengaja mengakali aturan FIFA. (bbs/ram)
Editor : Juli Rambe