MEDAN, SUMUT POS- Hasil buruk dalam beberapa pertandingan terakhir membuat manajemen PSMS Medan bertindak. Pergantian pelatih kepala Ayam Kinantan pun dilakukan.
Setelah melakukan evaluasi menyeluruh, manejemen PSMS akhirnya memutus kontrak Kas Hartadi. Pemutusan kontrak tersebut diumumkan melalui akun resmi PSMS Medan di Instagram (official_psmsmedan).
"Terima kasih coach @kas.hartadi99 sehat selalu dan sukses untuk karir berikutnya," demikian unggahan di akun tersebut, Rabu (7/1).
Tidak berselang lama, manajemen PSMS langsung mengumumkan Eko Purdjianto sebagai pelatih kepala baru. Eko diharapkan mampu membawa stabilitas, disiplin permainan, serta meningkatkan mental bertanding skuad PSMS pada sisa musim kompetisi.
"Welcome Coach @epurdjianto All the best, we fight till the end," tulis akun Instagram resmi PSMS Medan.
Eko Purdjianto lahir di Semarang pada 1 Februari 1976. Saat masih aktif bermain, ia berposisi sebagai bek dan pernah memperkuat sejumlah klub, seperti Pelita Solo, PSPS Pekanbaru, PSIS Semarang, dan Persema Malang.
Di level internasional, Eko mencatatkan 27 penampilan bersama Tim Nasional Indonesia, dengan torehan tiga gol.
Setelah gantung sepatu, Eko Purdjianto melanjutkan karier sebagai pelatih dan lebih banyak berperan sebagai asisten pelatih di level klub maupun tim nasional.Beberapa peran penting yang pernah dijalani Eko antara lain:
Asisten pelatih PSIS Semarang, Asisten pelatih Bali UnitedAsisten pelatih Persis SoloAsisten pelatih Tim Nasional Indonesia U-19Asisten pelatih Tim Nasional Indonesia U-23T.
Eko dikenal memiliki keunggulan dalam membangun organisasi pertahanan, membaca permainan lawan, serta mengembangkan pemain muda.Harapan Baru untuk PSMS Medan
Penunjukan Eko Purdjianto diharapkan membawa energi baru bagi PSMS Medan. Manajemen menargetkan adanya peningkatan performa, konsistensi permainan, dan hasil positif di sisa kompetisi Liga 2 musim ini.
Para pendukung PSMS Medan berharap pergantian pelatih ini menjadi momentum kebangkitan tim untuk kembali bersaing dan menjaga peluang menuju promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (dek/ram)
Editor : Juli Rambe