SUMUT POS- Pereli asal Sumatera Utara, Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck, berhasil menyelesaikan putaran kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally Banua 2026 yang digelar di Kalimantan Selatan.
Meski harus puas finis di posisi keempat, Ijeck mengaku tetap menikmati seluruh jalannya balapan yang berlangsung penuh tantangan tersebut.
Ajang Kejurnas Rally Banua 2026 resmi berakhir pada Minggu (10/5/2026). Bersama timnya, Ijeck tampil kompetitif dengan mengandalkan mobil Skoda Fabia RS Rally 2 di lintasan tanah berpasir yang dikenal memiliki karakter cepat sekaligus teknikal.
Baca Juga: Saipul Bahri Dorong Warga Medan Labuhan Aktif Urus Adminduk
Ijeck mengungkapkan, sebenarnya dirinya berpeluang mengamankan posisi ketiga. Namun penalti yang diterimanya saat melapor kepada petugas di Special Stage (SS) membuat posisinya harus turun ke urutan keempat klasemen akhir.
“Saya hari ini sudah selesai mengikuti Kejuaraan Nasional Rally putaran kedua di Kalimantan Selatan. Secara overall kami finis di urutan keempat. Sebenarnya harusnya bisa di posisi ketiga, tetapi ada penalti saat pelaporan ke petugas sebelum masuk Special Stage,” ujar Ijeck saat memberikan keterangannya, Senin (11/5/2026).
Meski demikian, hasil akhir bukan menjadi fokus utama bagi Ijeck pada seri kali ini. Ia justru merasa mendapatkan pengalaman baru yang sangat berharga, terutama dalam menjajal performa mobil Skoda Fabia RS Rally 2 di lintasan berkarakter high speed.
Menurutnya, trek Banua Rally memberikan tantangan berbeda dibanding lintasan rally lainnya yang pernah ia lalui. Kombinasi lintasan panjang, licin, sempit, hingga jalur berpasir membuat dirinya harus benar-benar menjaga konsentrasi dan ritme balapan.
“Track di sini seru sekali. Ada beberapa Special Stage yang high speed dan ini pertama kali saya benar-benar mencoba Skoda saya di karakter lintasan seperti ini. Di beberapa bagian, mobil melaju di gigi lima dengan gas penuh. Sangat menantang karena ada lintasan panjang, licin, sempit, dan berpasir. Ini pengalaman baru buat saya, tapi justru sangat menyenangkan,” katanya.
Ijeck mengaku semakin memahami karakter kendaraan yang digunakannya setelah tampil di Banua Rally 2026. Pengalaman tersebut diyakininya akan menjadi modal penting untuk menghadapi seri-seri berikutnya dalam kalender Kejurnas Rally musim ini.
Walaupun belum berhasil naik podium, Ijeck tetap optimistis mampu tampil lebih baik pada putaran selanjutnya yang dijadwalkan berlangsung di Sumatera Selatan.
“Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik. Evaluasi dari seri ini akan kami perbaiki lagi dan semoga di seri berikutnya di Sumatera Selatan kami bisa tampil lebih maksimal,” ucapnya.
Pada Kejurnas Rally Banua 2026, terdapat hal baru yang turut menjadi perhatian Ijeck. Untuk pertama kalinya, dirinya bersama sejumlah pereli dari Pulau Sumatera membentuk komunitas sekaligus tim bernama Sumatera Rally Team.
Tim tersebut menjadi wadah berkumpulnya para pereli asal Sumatera, termasuk dari Medan dan Riau, untuk memperkuat solidaritas sekaligus meningkatkan daya saing di ajang rally nasional.
“Sumatera Rally Team ini baru terbentuk. Teman-teman dari Medan dan Riau bergabung. Biasanya saya hanya sendiri bersama Musa Arjianshah, tetapi sekarang kami bergabung dan akhirnya terbentuk menjadi dua grup tim,” jelasnya.
Di akhir keterangannya, Ijeck menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang dinilainya sukses menghadirkan kompetisi rally nasional dengan lintasan berkualitas dan atmosfer balapan yang kompetitif.
Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada seluruh kru dan tim mekanik yang telah bekerja keras memastikan kondisi kendaraan tetap prima sepanjang perlombaan berlangsung.(san/ram)
Editor : Juli Rambe