Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Fajar/Fikri Gagal Rebut Gelar Singapore Open 2026, Takluk dari Ganda Putra India di Final

Johan Panjaitan • Minggu, 31 Mei 2026 | 21:35 WIB
Fajar-Fikri. (fajar)
Fajar-Fikri. (fajar)

 

SINGAPURA, Sumutpos.jawapos.com – Perjuangan pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, untuk membawa pulang gelar juara Singapore Open 2026 harus terhenti di partai puncak. Menghadapi unggulan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, Fajar/Fikri dipaksa mengakui keunggulan lawan setelah melalui pertarungan tiga gim yang berlangsung sengit di Singapore Indoor Stadium, Minggu (31/5/2026).

Pasangan Indonesia sebenarnya memulai laga dengan meyakinkan. Fajar/Fikri berhasil merebut gim pertama sebelum akhirnya kalah dengan skor 21-18, 17-21, 16-21 dan harus puas finis sebagai runner up dalam turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut.

Sejak awal pertandingan, duel dua pasangan elite dunia ini berlangsung dalam tempo tinggi. Fajar/Fikri dan Rankireddy/Shetty saling bertukar serangan dan bergantian memimpin perolehan angka.

Baca Juga: Stadion Teladan Resmi Jadi Venue Piala AFF U-19 2026, Pertandingan Digelar Tanpa Penonton Umum

Pada gim pertama, pertandingan berjalan sangat ketat hingga kedudukan imbang 7-7. Pasangan Indonesia sempat tertinggal 9-11 saat interval akibat beberapa kesalahan yang menguntungkan lawan.

Namun, selepas jeda, Fajar/Fikri tampil lebih tenang dan agresif. Mereka perlahan mengejar ketertinggalan sebelum membalikkan keadaan. Saat skor sama kuat 18-18, momentum berpihak kepada pasangan Merah Putih setelah Rankireddy/Shetty melakukan dua kesalahan beruntun. Kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Fajar/Fikri untuk mengunci gim pertama dengan kemenangan 21-18.

Keberhasilan merebut gim pembuka sempat membuka harapan Indonesia untuk meraih gelar. Namun, pasangan India menunjukkan mental juara dan mampu bangkit pada gim kedua.

Permainan kembali berjalan seimbang, tetapi Fajar/Fikri mulai kehilangan konsistensi. Tekanan yang terus diberikan Rankireddy/Shetty membuat pasangan Indonesia tertinggal 8-11 saat interval. Meski berusaha mengejar, Fajar/Fikri kesulitan membendung permainan cepat dan solid lawan hingga akhirnya menyerahkan gim kedua dengan skor 17-21.

Baca Juga: Stok Beras Tembus 28 Juta Ton, Hadapi El Nino Wamentan Sudaryono Kebut Tanam 750 Hektar Padi di Lamongan

Kedudukan imbang memaksa pertandingan berlanjut ke rubber game yang menjadi penentu gelar juara.

Pada gim ketiga, Fajar/Fikri justru mengalami awal yang kurang ideal. Mereka tertinggal cukup jauh 2-6 sebelum menutup interval dalam posisi tertinggal 6-11.

Selepas jeda, semangat juang pasangan Indonesia kembali terlihat. Fajar/Fikri berhasil memangkas jarak hingga hanya terpaut satu angka pada kedudukan 11-12, memunculkan harapan untuk melakukan comeback.

Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama. Rankireddy/Shetty tampil lebih tenang dalam situasi krusial dan berhasil mengendalikan ritme permainan. Pasangan India kembali menjauh dalam perolehan poin sebelum memastikan kemenangan pada gim ketiga dengan skor 21-16.

Baca Juga: PKS Kota Medan Sembelih 58 Sapi dan 66 Kambing Kurban, Target Salurkan 11 Ribu Paket Daging untuk Masyarakat

Hasil ini membuat Fajar/Fikri harus puas berada di posisi runner up. Meski gagal membawa pulang gelar juara, pencapaian menembus final tetap menjadi modal positif bagi pasangan Indonesia dalam menghadapi rangkaian turnamen internasional berikutnya.

Sementara bagi Rankireddy/Shetty, kemenangan ini semakin menegaskan status mereka sebagai salah satu pasangan ganda putra terbaik dunia setelah sukses mengangkat trofi Singapore Open 2026 melalui pertarungan final yang berlangsung penuh tensi dan kualitas tinggi. (jpg/han)

Editor : Johan Panjaitan
#singapura open #garuda putra #fajar/fikri #india #final