Russell Westbrook, Raja Triple-Double, Pensiun setelah 18 Musim di NBA

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 10:30 WIB
Russell Westbrook. (cnn.com)
Russell Westbrook. (cnn.com)

 

LOS ANGELES, Sumutpos.jawapos.com-Russell Westbrook resmi menutup perjalanan panjangnya di NBA. Setelah 18 musim berkompetisi di liga basket paling bergengsi di dunia, pemain yang dikenal sebagai raja triple-double tersebut memutuskan pensiun pada usia 37 tahun, Rabu (12/8) waktu setempat.

Keputusan itu sekaligus mengakhiri salah satu karier paling penuh warna dalam sejarah NBA. Westbrook tidak hanya pernah meraih gelar MVP NBA 2017, tetapi juga meninggalkan warisan sebagai pemain dengan jumlah triple-double terbanyak sepanjang sejarah liga.

“Kadang kamu tidak tahu bahwa kamu sebenarnya sudah menyaksikan akhirnya. Kamu harus berada di sana. Dan, sekarang semuanya berakhir,” tulis Westbrook melalui akun X pribadinya.

Baca Juga: Nasser Al-Khelaifi Digadang Jadi Suksesor Gianni Infantino

Keputusan pensiun tersebut diambil Westbrook meski peluang untuk melanjutkan karier masih terbuka. Sacramento Kings sempat menawarkan kesempatan untuk tetap bermain, sementara Washington Wizards juga disebut mengajukan tawaran kepada sang veteran.

Namun, Westbrook memilih menutup lembaran kariernya. Pemain yang mengawali perjalanan NBA bersama Seattle SuperSonics itu merasa waktunya telah tiba untuk meninggalkan kompetisi yang telah membesarkan namanya.

Raja Triple-Double

Selama 18 musim, Westbrook mengoleksi 209 triple-double, sebuah catatan yang menempatkannya di puncak daftar sepanjang masa NBA. Ia unggul atas Nikola Jokic yang kini berada di posisi kedua dengan 198 triple-double.

Rekor tersebut menjadi salah satu peninggalan terbesar Westbrook. Permainan eksplosif, agresivitas dalam menyerang, serta kemampuannya berkontribusi dalam rebound dan assist membuat Westbrook menjadi salah satu pemain paling unik di generasinya.

Puncak performanya terjadi pada musim 2016–2017 bersama Oklahoma City Thunder. Westbrook mencatat rata-rata 31,6 poin, 10,7 rebound, dan 10,4 assist per pertandingan.

Pada musim yang sama, ia membukukan 42 triple-double, rekor luar biasa yang menggambarkan betapa dominannya Westbrook dalam berbagai aspek permainan.

Baca Juga: BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444 Persen

Konsistensi tersebut mengantarkannya meraih penghargaan MVP NBA 2017. Ia juga menjadi salah satu pemain yang mampu mengubah persepsi terhadap triple-double dari sekadar pencapaian langka menjadi statistik yang dapat dikejar secara konsisten.

Karier Westbrook memang tidak selalu berjalan mulus. Ia melewati berbagai fase, mulai dari menjadi wajah utama Oklahoma City Thunder hingga memperkuat sejumlah tim lain dalam upayanya mengejar gelar juara NBA.

Namun, terlepas dari segala dinamika tersebut, namanya tetap memiliki tempat khusus dalam sejarah liga.

Baca Juga: JAMSU: Program KMP Perlu Dirancang dengan Pertimbangan Credit Union

Westbrook meninggalkan NBA bukan sekadar sebagai mantan MVP, tetapi sebagai pemegang rekor triple-double yang belum terlampaui. Angka 209 menjadi penanda dari 18 tahun perjalanan seorang pemain yang menjadikan energi, keberanian, dan agresivitas sebagai identitasnya.

Kini, setelah hampir dua dekade berlari di lapangan NBA, Westbrook memilih berhenti. Sang raja triple-double akhirnya menutup pertandingan terakhir dalam kariernya—bukan dengan sorotan arena, melainkan dengan sebuah keputusan untuk melangkah ke babak kehidupan berikutnya. (jpg/han)

Editor : Johan Panjaitan
musim triple-double nba raja pensiun