325 Atlet Perebutkan Piala Bupati Batu Bara di Kejuaraan Karate INKANAS Open

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 11:00 WIB
Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., saat secara resmi membuka Kejuaraan Karate INKANAS Open Antar Pelajar se-Sumatera Utara yang memperebutkan Piala Bupati Batu Bara di Lapangan Futsal Fusco, Desa Sukaraja, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sabtu (19/9/2026). (Foto Humas Polres Batubara)
Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., saat secara resmi membuka Kejuaraan Karate INKANAS Open Antar Pelajar se-Sumatera Utara yang memperebutkan Piala Bupati Batu Bara di Lapangan Futsal Fusco, Desa Sukaraja, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sabtu (19/9/2026). (Foto Humas Polres Batubara)

 

BATU BARA, Sumutpos.jawapos.com – Sebanyak 325 atlet muda dari berbagai daerah di Sumatera Utara turun gelanggang memperebutkan Piala Bupati Batu Bara dalam Kejuaraan Karate INKANAS Open Antar Pelajar se-Sumatera Utara.

Kejuaraan tersebut resmi dibuka Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., di Lapangan Futsal Fusco, Desa Sukaraja, Kecamatan Air Putih, Sabtu (19/9/2026).

Ratusan atlet itu datang dari 12 daerah, yakni Sibolga, Tapanuli Selatan, Gunung Tua, Labuhanbatu, Asahan, Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, Deli Serdang, Medan, Tanjung Morawa, Binjai-Langkat, serta tuan rumah Batu Bara.

Baca Juga: Tak Ada Lampu Penerangan, Mobil Wisatawan Nyemplung ke Sungai Batangserangan: 3 Tewas

Bukan sekadar ajang adu teknik dan kekuatan, kejuaraan ini menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan, menambah jam terbang pertandingan, sekaligus membangun karakter melalui olahraga bela diri.

Baharuddin menekankan, seorang karateka tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan bertanding. Fokus, disiplin, sportivitas, serta penghayatan terhadap Sumpah Karate harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Bahwa Sumpah Karate itu jika ditanamkan di dalam pikiran dan diri kita dalam kehidupan sehari-hari, maka kamu akan menjadi seorang atlet,” ujar Baharuddin.

Menurutnya, karate sejatinya bukan hanya tentang teknik menyerang dan bertahan. Lebih jauh, olahraga tersebut mengajarkan bagaimana seorang atlet membangun kepribadian, menjaga sikap, serta menghormati orang lain.

Karena itu, Baharuddin mengingatkan para atlet agar tidak hanya mengejar prestasi di atas arena. Pendidikan dan kehidupan keagamaan tetap harus menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka.

Baca Juga: 5 Zodiak Ini Diprediksi Punya Hari Paling Positif pada 20 September 2026, Cek Apa yang Menanti!

“Jaga diri dan marwah, rajin belajar, serta rajin beribadah. Jadilah atlet yang tidak hanya berprestasi di bidang olahraga, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter yang baik,” pesannya.

Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti kejuaraan dengan menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan. Hasil pertandingan, kata dia, bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Pengalaman, disiplin, dan karakter yang terbentuk selama bertanding juga menjadi bekal penting bagi para atlet muda.

Kejuaraan Karate INKANAS Open ini diharapkan menjadi salah satu wadah untuk menemukan dan mengembangkan bibit-bibit karateka potensial dari Sumatera Utara. Para atlet yang tampil tidak hanya membawa nama dojo dan daerah masing-masing, tetapi juga memiliki peluang untuk berkembang menuju kompetisi yang lebih tinggi.

Baca Juga: Buntut Kebakaran Dapur Penyulingan Minyak Ilegal, Polres Langkat Panggil Kades Air Hitam

Turut mendampingi Bupati Batu Bara, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Porabudpar), Plt Kepala Dinas Pendidikan, serta Ketua KONI Kabupaten Batu Bara.

Hadir pula Majelis Tinggi Dewan Guru PB INKANAS Hadismar M. Nur dan Drs. Saleh Malawat, para pelatih dan manajer tim dari masing-masing dojo kabupaten/kota, serta seluruh atlet peserta kejuaraan.(lib/han)

Editor : Johan Panjaitan
sumut karate inkanas atlet