Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Visi Kepemimpinan Politik Erni Ariyanti Sitorus

Johan Panjaitan • Minggu, 14 September 2025 | 08:45 WIB
Dr Agus Marwan SIP MSP (ISTIMEWA/SUMUT POS)
Dr Agus Marwan SIP MSP (ISTIMEWA/SUMUT POS)

 

Oleh: Dr Agus Marwan SIP MSP


Pemilu 2024 menjadi titik balik penting dalam lanskap politik Sumatera Utara (Sumut). Dinamika elektoral yang semakin kompetitif, meningkatnya partisipasi generasi muda serta tuntutan publik terhadap transparansi dan efektivitas kebijakan, menandai era baru dalam demokrasi lokal. Di tengah arus perubahan ini, muncul figur pemimpin muda yang mencuri perhatian: Erni Ariyanti Sitorus.

Pelantikan Erni Ariyanti Sitorus sebagai ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut pada 31 Januari 2025 bukan sekadar seremoni politik, melainkan simbol regenerasi kepemimpinan yang dinanti banyak pihak.

Dengan latar belakang hukum dan kenotariatan serta rekam jejak sebagai legislator yang aktif dan komunikatif, Erni Ariyanti Sitorus membawa harapan baru bagi institusi legislatif yang lebih responsif, inklusif dan berorientasi pada masa depan.

Kehadirannya dipucuk pimpinan DPRD Sumut menjadi bukti bahwa politik daerah tidak lagi didominasi oleh figur senior semata, tetapi mulai memberi ruang bagi pemimpin muda yang mampu menjembatani aspirasi lintas generasi. Dalam konteks ini, visi kepemimpinan Erni Ariyanti Sitorus layak dikaji lebih dalam, bukan hanya sebagai narasi personal, tetapi sebagai cerminan arah baru politik Sumut.


Profil Erni Ariyanti Sitorus
Erni Ariyanti Sitorus lahir pada tanggal 5 Oktober 1990 di Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumut. Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga yang sarat akan perjuangan politik, putri dari Khairuddin Syah Sitorus (Buyung Sitorus), mantan bupati Labuhanbatu Utara dua periode, yang sangat dikenal luas di masyarakat.

Secara akademik, Erni Ariyanti Sitorus menempuh pendidikan tinggi di bidang hukum dan kenotariatan. Meraih gelar Sarjana Hukum (SH) dan Magister Kenotariatan (MKn). Kombinasi antara pemahaman regulasi dan kepekaan sosial ini menjadi modal sebagai figur yang tidak hanya paham secara teknis, tetapi juga tanggap terhadap aspirasi masyarakat.

Karir politiknya dimulai saat ia terpilih sebagai anggota DPRD Sumut periode 2019-2024 dari Partai Golkar, mewakili daerah pemilihan Sumut 6. Di periode pertamanya, Erni Ariyanti Sitorus menunjukkan dedikasi dalam menjemput aspirasi rakyat. Gaya komunikasi yang terbuka dan tidak elitis, membuatnya cepat dikenal dan dihormati lintas fraksi.

Pada Pemilu 2024, Erni Ariyanti Sitorus mencatatkan sejarah dengan meraih suara terbanyak diantara seluruh calon legislatif DPRD Sumut: 114.492 suara.

Capaian ini bukan hanya angka, tetapi bukti nyata dukungan publik atas sepak terjang dan dedikasinya di masyarakat. Dukungan ini mengantarkannya ke posisi ketua DPRD Sumut, menjadikannya simbol regenerasi politik.


Karakter Kepemimpinan
Kepemimpinan Erni Ariyanti Sitorus mencerminkan sosok yang dekat dengan rakyat dan mampu menjalin komunikasi lintas lapisan. Ia dikenal sebagai pemimpin yang terbuka terhadap dialog, baik dengan sesama anggota dewan maupun masyarakat luas. Sikapnya yang rendah hati membuatnya tetap hadir di tengah konstituen tanpa kesan elitis.

Kepribadiannya yang menawan dan berkarisma menjadikan Erni Ariyanti Sitorus menjadi sosok yang mudah diterima oleh berbagai kalangan. Dari generasi muda hingga tokoh senior.

Erni Ariyanti Sitorus juga menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Cepat beradaptasi dengan isu-isu baru, termasuk perkembangan teknologi dan tantangan kebijakan modern.

Yang tak kalah penting, Erni Ariyanti Sitorus menjalankan tugas politiknya dengan konsistensi dan integritas. Ia memegang teguh prinsip bahwa jabatan adalah amanah dan setiap keputusan harus berpihak pada kepentingan publik.

Karakter inilah yang membuatnya dipercaya, dihormati dan diharapkan mampu membawa DPRD Sumut ke arah yang lebih progresif dan inklusif.


Visi Politik
Sebagai ketua DPRD Sumut, Erni Ariyanti Sitorus membawa visi politik yang berakar pada semangat pembaruan, keterbukaan dan keberpihakan terhadap rakyat. Visi ini tidak hanya mencerminkan arah kebijakan legislatif, tetapi juga nilai-nilai kepemimpinan yang ditanamkan dalam kultur politik daerah.

Pertama, Erni Ariyanti Sitorus berkomitmen untuk mewujudkan DPRD yang transparan, akuntabel dan inklusif. Ia percaya bahwa lembaga legislatif harus menjadi ruang terbuka bagi aspirasi publik, bebas dari sekat-sekat birokrasi yang menghambat partisipasi dan pengawasan masyarakat.

Kedua, ia menempatkan pembangunan berbasis desa dan potensi lokal sebagai prioritas utama. Bagi Erni Ariyanti Sitorus, kemajuan Sumut tidak bisa hanya bertumpu pada pusat kota. Tetapi harus tumbuh dari akar, dari desa-desa yang memiliki kekayaan budaya, sumber daya alam dan semangat gotong royong.

Ketiga, Erni Ariyanti Sitorus mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam politik dan kebijakan. Ia ingin membuka ruang bagi anak muda untuk terlibat, belajar dan berkontribusi dalam proses legislasi. Baik melalui pendidikan politik, forum aspirasi, maupun program magang dan pelatihan kepemimpinan.

Keempat, ia berperan sebagai jembatan yang menyatukan kepentingan eksekutif dan legislatif secara konstruktif. Dalam berbagai forum, Erni Ariyanti Sitorus menekankan pentingnya sinergi antar-lembaga untuk memastikan kebijakan berjalan efektif dan berorientasi pada kepentingan publik.

Terakhir, ia konsisten menyuarakan isu-isu strategis yang relevan dengan masa depan Sumut. Mulai dari pendidikan yang merata dan berkualitas, adaptasi terhadap perubahan iklim, digitalisasi layanan publik hingga kesetaraan akses dan perlindungan bagi kelompok rentan.

Erni Ariyanti Sitorus menunjukkan sikap terbuka dan tanggap terhadap gagasan baru pembangunan, terutama yang berorientasi pada keberlanjutan dan keadilan iklim. Dalam audiensi bersama Kementerian PPN/Bappenas, ia menyambut hangat agenda Pembangunan Rendah Karbon (PRK) sebagai bagian dari transformasi menuju ekonomi hijau dan Visi Indonesia Emas 2045.

Sebagai ketua DPRD Sumut, Erni Ariyanti Sitorus menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh lagi hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata. Tetapi harus mempertimbangkan daya dukung lingkungan, ketahanan sosial dan inklusi masyarakat.

Ia mendukung penuh langkah Bappenas dalam menyusun peta jalan dekarbonisasi sektor strategis. Seperti energi, pertanian dan kelautan serta mendorong agar indikator transisi berkeadilan juga diterapkan di tingkat provinsi.

Dalam pertemuan tersebut, Erni Ariyanti Sitorus menyampaikan bahwa Sumut memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor PRK di luar Jawa, dengan kekayaan sumber daya alam, budaya agraris dan semangat gotong royong masyarakat desa.

Ia mengusulkan agar program PRK di Sumut tidak hanya fokus pada pengurangan emisi, tetapi juga pada:
(1) Pemberdayaan petani dan nelayan melalui insentif hijau dan pelatihan keterampilan baru; (2) Pengembangan energi terbarukan berbasis komunitas seperti biogas dan mikrohidro; (3) Integrasi pendidikan iklim dan literasi lingkungan dalam kurikulum sekolah dan (4) Kemitraan multipihak antara pemerintah, kampus, komunitas adat dan sektor swasta

Erni Ariyanti Sitorus juga menekankan pentingnya komunikasi publik yang inklusif dan membumi. Ia berkomitmen untuk menyusun narasi kebijakan yang dapat dipahami oleh semua lapisan masyarakat, dari pejabat hingga petani, dari aktivis hingga pelajar.

Baginya, keberhasilan PRK bukan hanya soal angka emisi. Tetapi soal bagaimana masyarakat merasa dilibatkan dan diberdayakan dalam proses perubahan.


Tantangan dan Harapan
Sumut tengah menghadapi tantangan serius dalam menata ulang arah politik dan pembangunan. Birokrasi yang belum sepenuhnya adaptif, polarisasi akibat politik identitas serta resistensi terhadap inovasi menjadi hambatan nyata dalam mewujudkan kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan.

Ditengah situasi ini, sosok Erni Ariyanti Sitorus tampil sebagai harapan baru. Kepemimpinannya yang muda, berani dan terbuka menjadi simbol regenerasi politik Sumut. Ia tak hanya hadir di ruang formal, tetapi juga turun langsung ke lapangan. Seperti saat duduk bersama mahasiswa pendemo untuk mendengar aspirasi mereka secara langsung. Sikap ini mencerminkan komitmen terhadap dialog, keberanian dan empati.

Erni Ariyanti Sitorus juga menunjukkan respons cepat terhadap gagasan strategis nasional, termasuk pembangunan rendah karbon yang diusung Bappenas. Ia mendorong agar Sumut menjadi pelopor pembangunan hijau yang berpihak pada masyarakat desa, petani dan generasi muda.

Dibawah kepemimpinannya, DPRD Sumut diharapkan menjadi motor penggerak perubahan sosial. Lembaga ini tak hanya menjalankan fungsi legislasi. Tetapi juga menjadi ruang kolaborasi lintas sektor, mendorong kebijakan yang berpihak, transparan dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Penutup
Kepemimpinan muda seperti yang ditunjukkan Erni Ariyanti Sitorus membawa angin segar bagi politik Sumut. Ia hadir dengan visi yang jelas, keberanian untuk turun langsung ke masyarakat dan komitmen terhadap perubahan yang berpihak pada rakyat. Sosoknya mencerminkan pemimpin yang tidak hanya berpikir strategis, tetapi juga mampu merasakan denyut aspirasi warga.

Ditengah berbagai tantangan, mulai dari birokrasi yang kompleks hingga polarisasi sosial, Erni Ariyanti Sitorus menjadi harapan baru bagi Sumut. Ia menunjukkan bahwa politik bisa dijalankan dengan empati, keterbukaan dan keberanian untuk berinovasi. (Penulis adalah Ketua Forum Masyarakat Literasi Indonesia dan Alumni Program
Doktor Studi Pembangunan USU)

Editor : Johan Panjaitan
#sumut #figur #Erni Ariyanti Sitorus #generasi muda #transparansi