sumutpos.jawapos.com - Tidak ada yang membantah kalau air putih baik bagi kesehatan, namun tidak disarankan untuk bayi.
Kenapa? Karena, memberikan air putih bagi bayi bisa dikatakan sebuah kesalahan. Tubuh si kecil belum bisa menerimanya.
Melansir Cleveland Clinic, Sabtu (14/2/2026), membiarkan bayi minum air putih bisa menimbulkan risiko besar. Pasalnya, tubuh bayi belum siap untuk menerima tambahan air.
Dokter spesialis anak Joanna Buckingham MD mengatakan bahwa satu-satunya cara untuk menjaga hidrasi pada bayi adalah dengan asupan air susu ibu (ASI).
ASI atau susu formula sudah mengandung banyak air untuk menjaga kesehatan bayi.
ASI mengandung sekitar 87 persen air dan susu formula mengandung sekitar 85 persen air.
Jadi, asupan air putih dapat mengganggu keseimbangan natrium dalam tubuh bayi. Hal ini bisa berbahaya.
Ketika masuk dalam tubuh bayi, air dapat mengencerkan natrium dalam aliran darah. Hal ini menyebabkan keracunan air.
Fungsi ginjal pada dasarnya membantu membuang kelebihan cairan dengan menyaring untuk kemudian dialirkan ke kandung kemih.
Ginjal orang dewasa sehat biasanya berukuran buah alpukat sedang, sehingga mampu bekerja dengan baik membuang kelebihan cairan yang dikonsumsi.
Sementara ginjal bayi yang baru lahir hanya berukuran buah anggur. Punya asupan air bisa membuat ginjal bayi kewalahan.
Jika natrium bayi terlalu rendah karena air, hal itu dapat menimbulkan gejala serius, seperti kejang, koma, dan kerusakan otak permanen.
Pun, saat diberikan pada bayi, air akan menempati ruang yang berharga di perut mungil mereka.
Sebagai perbandingan, perut bayi berusia 1 bulan berukuran sebesar telur. Hal ini membuat lambungnya menjadi cepat terisi.
Memberi asupan air putih berarti memberikan lebih sedikit ruang untuk ASI atau susu formula yang mengandung vitamin, mineral, dan protein yang dibutuhkan bati untuk tumbuh kembangnya.
Bayi baru boleh diperkenalkan dengan air putih sedikit demi sedikit sejak usia 6 bulan ke atas. Namun, ASI dan susu formula tetap harus jadi yang utama.
Prioritaskan ASI atau susu formula ketika bayi berusia 6 hingga 12 bulan.
Batasi asupan air putih hanya pada 100-200 mililiter (ml) per hari. Lebih dari itu bisa memicu keracunan air. (lin)
Editor : Redaksi