sumutpos.jawapos.com - Ada kekhawatiran orangtua ketika anak sakit, bukan semata kondisi si buah hati yang butuh pertolongan, tapi potensi tertular.
Sebut saja anak sakit flu, maka orangtua bahkan anggota keluarga lainnya berpotensi turut sakit bukan?
Melansir She Knows, Jumat (8/5/2026), nyatanya itu tidak harus dikhawatirkan. Orangtua tentu tidak akan mengasingkan jauh-jauh anak sakit, ada tips untuk menghadapi itu.
Berikut beberapa tips agar orangtua tetap sehat meski anak sakit:
1. Rajin cuci tangan
Sebaiknya rutin mencuci tangan dan memperhatikan kapan harus mencuci tangan.
Khususnya setelah menggunakan toilet, menyentuh hidung, menyentuh permukaan benda-benda seperti saklar lampu, ponsel, meja dapur, kunci, mouse komputer dan lain-lain.
Cuck tangan dengan teliti menggunakan air dan sabun. Jika tidak memungkinkan maka, gunakan hand sanitizer.
2. Bersihkan semuanya
Virus influenza dapat bertahan selama 8 jam di berbagai permukaan benda tergantung benda yang dipegang oleh anggota keluarga yang sakit.
Setelah mereka pulih, benda-benda yang sering disentuh ini sebaiknya dibersihkan menggunakan larutan alkohol, hidrogen peroksida, yodium, atau desinfektan berbahan dasar pemutih.
3. Hindari berbagi peralatan makan dan minum
Anggota keluarga yang sakit sebaiknya menggunakan peralatan makan dan minum sendiri, terpisah dari anggota keluarga yang sehat.
Cara ini digunakan untuk meminimalkan penularan.
4. Pakai masker
Kebiasaan mengenakan masker sebaiknya tetap dilakukan. Disarankan untuk menggunakan aturan mayoritas guna menentukan siapa yang pakai masker.
Maksudnya, jika satu anggota keluarga terkena flu, dan yang lainnya sehat maka, orang yang sakit sebaiknya yang pakai maker.
Dan, jika beberapa orang di rumah terserang flu maka, minoritas yang sehat harus memakai masker untuk melindungi diri.
5. Ciptakan 'ruang sakit'
Jika memungkinkan, ciptakan 'ruang sakit' atau ruang untuk anggota keluarga yang sakit dengan kamar mandi terpisah dari anggota keluarga lain yang sehat.
Pemisahan ruang ini selain menghindari penularan juga memudahkan saat membersihkan.
Ruang dan kamar mandi yang digunakan orang sakit memerlukan perlakuan berbeda dengan yang digunakan orang sehat.
Jika kamar mandi tidak bisa dipisah maka, usahakan untuk memisahkan alat mandinya. Sikat gigi dan pasta gigi, misal, perlu dipisahkan.
6. Prioritaskan tidur
Sistem kekebalan tubuh sangat bergantung pada kualitas tidur. Tidur baik pada orang sakit maupun orang sehat sama pentingnya.
Untuk menjaga kualitas tidur, sebaiknya pertahankan waktu tidur dan bangun termasuk di akhir pekan.
Kemudian pastikan lingkungan tidur yang kondusif seperti, kamar gelap atau pakai lampu tidur, suhu ruangan sejuk, dan tenang.
7. Cukup minum
Cukup minum atau hidrasi sangat penting. Saat Anda cukup cairan, tubuh tidak gampang sakit.
Kadang udara bisa begitu kering dan kelembapan sangat rendah sehingga silia atau rambut getar pada saluran napas tidak bisa bekerja maksimal.
Padahal silia bekerja menyaring debu, kotoran, dan kuman penyebab penyakit.(lin)
Editor : Redaksi