Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Cegah Bullying, Madrasah Harus Aktif Lakukan Sosialisasi dan Publikasi

Redaksi Sumutpos.co • Jumat, 10 Januari 2025 | 15:25 WIB
ARAHAN: Kabid Penmad Kemenag Sumut, H Erwin P Dasopang saat memberikan pengarahan kepada kepala madrasah secara virtual. (Humas Kemenag Sumut/Sumut Pos)
ARAHAN: Kabid Penmad Kemenag Sumut, H Erwin P Dasopang saat memberikan pengarahan kepada kepala madrasah secara virtual. (Humas Kemenag Sumut/Sumut Pos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO - Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Kementerian Agama Sumatera Utara (Kemenag Sumut), meminta madrasah melakukan 5 langkah strategis untuk mencegah terjadinya bullying serta menciptakan lingkungan madrasah yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.

"Pertama, melakukan sosialisasi pencegahan bullying dengan menghadirkan pihak-pihak yang berkompeten dalam hal tersebut. Kedua, membuat poster, spanduk anti bullying dan dipajang di dinding kelas serta lingkungan madrasah," sebut Kabid Penmad Kemenag Sumut, H Erwin P Dasopang, Jumat (10/1).

Kemudian ketiga, lanjutnya, Kepala Madrasah membuat flyer, video penegasan penolakan/anti bullying di madrasah dan menyebarkan ke seluruh medsos. Keempat, melaksanakan aksi anti bullying di seluruh madrasah yang diikuti oleh guru, tenaga pendidikan, komite serta seluruh siswa madrasah ditandai dengan penandatangan spanduk/ikrar anti bullying.

"Dan kelima, mengekspose berita, vodeo, seluruh kegiatan aksi anti bullying yang dilaksanakan di madrasah ke seluruh media, medsos," paparnya.

“Bullying bukan hanya merusak hubungan antar siswa, tetapi juga dapat berdampak buruk terhadap perkembangan mental dan emosional anak. Oleh karena itu, kita perlu bersama-sama mencegah dan menanggulangi praktik bullying di Madrasah,” pungkas Erwin.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Kerja Bidang Penmad Kemenag Sumut, Nursyamsiah mengatakan, sosialisasi ini juga menekankan 10 maklumat Kepala Kanwil Kemenag Sumut, terkait Komitmen Anti Bullying di Lingkungan Madrasah.

"Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan iklim pendidikan yang lebih positif dan inklusif," ujarnya.

Dia berharap para guru dan tenaga pendidik semakin paham akan strategi dan langkah konkret yang dapat dilakukan dalam mencegah bullying, serta dapat mengimplementasikan kebijakan melalui flyer-flyer anti bullying di madrasah masing-masing dan kemudian membuat kampanye melalui vidio.

"Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, diharapkan para guru dan tenaga pendidik semakin paham akan strategi dan langkah konkret yang dapat dilakukan dalam mencegah bullying serta dapat mengimplementasikan kebijakan anti-bullying di madrasah masing-masing,” tukasnya. (man/han)

Editor : Redaksi
#sosialisasi #madrasah #publikasi #cegah bullying