Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Lulusan UMA Generasi Unggul Masa Depan Bangsa

Johan Panjaitan • Minggu, 22 Juni 2025 | 21:50 WIB
UMA: Rektor UMA Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc pada acara wisuda, Sabtu (21/6). (DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)
UMA: Rektor UMA Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc pada acara wisuda, Sabtu (21/6). (DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)

MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Universitas Medan Area (UMA) mewisuda 1.090 lulusan doktor, magister dan sarjana di Gelanggang Mahasiswa Kampus I UMA Jalan Kolam Medan Estate, Sabtu (21/6). Wisuda periode I tahun 2025 mengangkat tema From Excellence to Global Impact: UMA Graduates Commit to Sustainable Change.

Wisuda yang dipimpin Rektor UMA Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc turut dihadiri Kepala LLDikti Wilayah I Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina SP MSi, mantan Kordinator Kopertis Sumut Prof Dr Zainuddin MPd, deputi Bank Indonesia dan pimpinan perbankan di Sumut, Ketua YPHAS M Erwin Siregar SE MBA serta undangan lainnya.

Ketua Panitia Wisuda UMA yang juga Wakil Rektor UMA Bidang Penjaminan Mutu Pendidikan dan Pembelajaran Sherlly Maulana ST MT melaporkan wisuda dilaksanakan dua kali dalam setahun. Pada periode I tahun 2025 terdiri 960 sarjana, 127 magister, seorang doktor ilmu pertanian dan seorang lulusan asing berkebangsaan Tiongkok dari program studi magister manajemen.

"Capaian akademik IPK rata-rata 3,44 (sarjana), 3,73 (magister) dan 3,66 (doktor) dimana 17 persen lulusan sarjana memiliki masa studi 3,5 tahun, 65 persen lulusan magister memiliki masa studi 1,5 tahun dan 33 persen lulusan doktor memiliki masa studi 2,5 tahun. Lulusan terbaik Tarsius Tulus Hati Buulolo SKom (sarjana), Faisal Rahman SST MAP (magister) dan Dr Darmansyah Siregar MSi (doktor)," katanya.

Rektor UMA Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc mengatakan bahwa lulusan UMA merupakan generasi unggul masa depan bangsa. Wisuda merupakan momentum sakral merayakan transformasi intelektual dan lahirnya insan-insan akademis yang siap berkontribusi dalam dunia yang semakin kompleks.

Ia mengungkapkan tema wisuda adalah panggilan zaman dan sebuah penegasan bahwa lulusan UMA tidak hanya dipersiapkan menjadi sarjana, magister dan doktor tetapi harus menjadi agen perubahan berkelanjutan di tingkat lokal, nasional dan global.

"Kita hidup di era percepatan teknologi digital, kecerdasan buatan, krisis iklim, geopolitik global hingga tantangan pangan dan energi yang memerlukan solusi lintas ilmu dan lulusan yang adaptif, solutif dan kolaboratif. UMA telah menetapkan visi besar menuju Green Digital University 2029 Jujur, Akurat, Integritas dan Berkelanjutan," papar rektor.

Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc menambahkan saat ini jumlah alumni UMA adalah 36.081 lulusan yang berkiprah diberbagai sektor kehidupan baik didalam dan luar negeri. Ia juga menjelaskan berbagai prestasi UMA diantaranya 33 hibah penelitian dan 2 hibah pengabdian kepada masyarakat sehingga UMA menjadi PTS terbanyak kedua penerima hibah serta PTS terbaik di Sumut versi The Higher Education.

Rektor menambahkan ijazah dan transkrip yang diterima menggunakan dua bahasa. Lulusan UMA juga diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja dan menjunjung tinggi nama baik almamater.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD menyampaikan apresiasi atas prestasi UMA yang menjadi perguruan tinggi pusat penelitian untuk pengembangan pertanian dan teknik di Sumut. Ia mengingatkan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk meraih masa depan lebih baik.

Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD juga menjabarkan empat pilar utama pendidikan tinggi. Pengelolaan dana pendidikan, akreditasi dan pengembangan sumber daya manusia dapat berkontribusi terhadap empat pilar tersebut.

Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi harus memiliki dampak langsung pada masyarakat. Hal itu menjadi aspek penting dalam memastikan mutu perguruan tinggi.

"Perguruan tinggi harus berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan sosial, ekologis dan ekonomi di wilayahnya masing-masing. Dengan lebih 4.300 perguruan tinggi di Indonesia, kolaborasi yang kuat antara pemerintah, PTS dan LLDikti sangat diperlukan untuk menjawab tantangan tersebut," kata kepala LLDikti.

Ketua Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim (YPHAS) M Erwin Siregar SE MBA menyampaikan selamat pada para wisudawan. Ia meminta ilmu pengetahuan dan kompetensi yang didapat saat kuliah, digunakan berkiprah ditengah masyarakat dan membawa peradaban dunia yang lebih baik.

Ketua yayasan memberikan dukungan terhadap UMA dalam mewujudkan perguruan tinggi yang berstandar internasional untuk menghadapi tantangan dan persaingan global. Perguruan tinggi juga diharap dapat beradaptasi dan bertransformasi membekali mahasiswa berupa pengetahuan dan relevan yang relevan dengan tantangan masa depan, perkembangan teknologi dan perubahan sosial.

Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina SP MSi mengungkapkan kebanggaannya karena bersama wali kota Tanjungbalai menjadi alumni UMA. Ia mengajak para alumni dengan ilmu dan kompetensi yang dimiliki mampu menjadi insan yang bermanfaat dan berperan nyata ditengah masyarakat dan membangun bangsa.

Wakil wali kota menegaskan pihaknya siap bekerja sama dengan UMA sebagai mitra strategis pengembangan sumber daya manusia. Kolaborasi dunia pendidikan diharapkan memberi solusi atas berbagai tantangan dimasyarakat dengan ide dan gagasan.

"Apresiasi pada UMA yang telah mencetak generasi intelektual yang tidak hanya cerdas secara akademik, juga berkarakter dan berintegritas," katanya".(dmp/han)

Editor : Johan Panjaitan
#gelanggang mahasiswa #Mewisuda #uma #magister #sarjana #Doktor