Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Politeknik AMI Medan Kukuhkan Kadet Praktek Laut

Johan Panjaitan • Minggu, 20 Juli 2025 | 20:15 WIB
TERBAIK: Yuris Danilwan MSi PhD (2 kiri) bersama pimpinan Politeknik AMI Medan dan kadet praktek laut terbaik didampingi keluarga.
TERBAIK: Yuris Danilwan MSi PhD (2 kiri) bersama pimpinan Politeknik AMI Medan dan kadet praktek laut terbaik didampingi keluarga.

Sumutpos.jawapos.com-Politeknik Adiguna Maritim Indonesia (AMI) Medan mengukuhkan 94 kadet praktek laut, Sabtu (19/7). Kebanyakan peserta kadet memilih praktik kapal di luar negeri.

Pengukuhan kadet praktek laut ini digelar di Ballroom Machmoeddin Politeknik AMI Medan juga dihadiri kakak asuh kadet praktek laut serta orangtua dan keluarga para taruna teknika dan nautika. Pengukuhan dilakukan Direktur Politeknik AMI Medan Dr Capt Dafid Ginting MMar MSi.

Turut menyaksikan Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Maritim (YPM) Politeknik AMI Medan Yuris Danilwan MSi PhD, Ketua Pengurus YPM Politeknik AMI Medan Surya Putra Sani SE serta, wakil direktur, ketua program studi dosen dan tenaga kependidikan perguruan tinggi swasta tersebut.

Yuris Danilwan MSi PhD menjelaskan bahwa Politeknik AMI Medan sepekan sebelumnya juga telah melaksanakan pelantikan perwira muda pelayaran besar. "Kita berdoa kiranya praktek laut selama setahun ini dapat terlaksana dengan baik dan cepat balik ke kampus. Seterusnya setelah lulus, akan dilantik sebagai perwira muda pelayaran besar," katanya.

Ketua pembina menegaskan cita-cita dari pendiri Politeknik AMI Medan agar taruna dapat menyelesaikan pendidikan tinggi tepat waktu pada lembaga pendidikan yang terkenal dan profesional.

Yuris Danilwan MSi PhD pun berterima kasih pada kakak asuh kadet praktek laut yang senantiasa melakukan monitoring sehingga dapat meraih prestasi yang membanggakan.

Dalam kesempatan ini, ketua pembina menjelaskan kerja sama dengan PT Lintas Maritim yang memberikan 35 per tahun beasiswa termasuk biaya hidup dan merekrut para kadet untuk praktik di kapal-kapal yang mereka miliki.

Proyeksi Kementerian Perhubungan RI, lanjutnya, Indonesia membutuhkan 8.600 pelaut per tahun. "Tingginya kebutuhan pelaut ini mengacu pada terus berkembangnya moda transportasi laut di Indonesia yang memiliki 17 ribu pulau," terang Yuris Danilwan MSi PhD.

Sementara itu Dr Capt Dafid Ginting MMar MSi memberi apresiasi kepada mahasiswa karena 100 persen lulus uji keahlian pelaut dengan nilai bagus yang diadakan Kementerian Perhubungan RI. Bahkan, satu peserta uji keahlian pelaut dari Politeknik AMI Medan berhasil meraih nilai 100 pada 5 dari 10 materi ujian. Sedangkan 4 materi ujian nilainya 90 dan 1 yang nilainya 80.

Direktur Politeknik AMI Medan mengingatkan persiapan para taruna untuk melaksanakan praktik laut. "Hari ini merupakan momen penting sebuah tonggak awal sebelum melangkah di dunia pelayaran yang penuh tantangan, dinamika dan tanggung jawab," pesannya.

Pelaut bukanlah tempat yang lunak antara lain cuaca yang berubah-ubah, tekanan kerja tinggi dan budaya bisa sangat berbeda. "Untuk itu dibutuhkan kerja keras, mental baja yang kuat, daya tahan semangat pantang menyerah. Pengetahuan saja tidak cukup," tegasnya.

Mental baja berarti memiliki keteguhan hati dan ketahanan pikiran untuk tetap tenang, tetap fokus dan profesional dalam situasi paling sulit sekalipun. Mental baja, lanjut direktur, juga kemampuan untuk mengendalikan emosi, tidak panik saat kritis dan tidak menyerah saat gagal.

Ia menambahkan seorang kadet merupakan pribadi yang berani bertanya, siap bekerja, tidak gengsi untuk mencari tahu dan bersedia melakukan apapun yang dibutuhkan dengan penuh pertimbangan, rasa tanggung jawab dan sikap bijaksana. "Nilai inilah yang akan membawa kalian bukan hanya selamat. Tapi juga menjadi pribadi yang unggul, dihormati dan dipercaya," ucapnya.

Dipundak para kadet, kata Dr Capt Dafid Ginting MMar MM, kelak akan terletak tanggung jawab keselamatan kapal, muatan dan juga jiwa manusia. Untuk itu jangan pernah anggap remeh praktik laut yang juga sebagai awal pembentukan karakter sejati dan belajar tentang kehidupan. (dmp/han)

Editor : Johan Panjaitan
#kadet #medan #luar negeri #ami